Akhir Perjalanan

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun..

Tidak pernah ada dalam bayangan saya bahwa Senin malam seminggu yang lalu adalah kali terakhir bagi saya berinteraksi dengan Abang. Sebelum akhirnya kecelakaan itu terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu jam setelahnya, dan Abang berpulang ke rahmatullah pada tanggal 3 November 2016 lalu.

Kepergian Abang yang mendadak ini menyisakan ruang kosong di hati saya. Seakan setengah dari hati ini dicabut paksa. Rasanya kosong.. Hampa..

Bagi saya, Abang bukan hanya sekedar suami. Ia adalah teman hidup. Soulmate. Partner terbaik dalam hidup saya selama 9 tahun terakhir.

Abang adalah tempat saya bercerita banyak hal. Tempat saya mengeluarkan semua uneg-uneg dan keluh kesah. Tempat saya melepaskan semua resah dalam hati. Tempat saya bertanya banyak hal. Tempat saya berbagi mimpi dan cita-cita saya.

Abang juga adalah seorang guardian bagi saya. Ia selalu menjadi orang yang saya andalkan saat saya kesusahan. Ia adalah pemberi rasa aman jika saya merasa ketakutan. Ia yang selalu menjaga dan melindungi saya dari apapun. Ia yang selalu menjadi tempat pertama saat saya mengungkapkan segala kesedihan.

Ketika saat ini Abang sudah tidak ada, rasanya hidup saya goyang. Saya kehilangan pegangan. Saya bingung harus melakukan apa lagi selanjutnya. Saya kehilangan rasa aman. Saya kehilangan teman hidup yang berjuang bersama untuk mewujudkan berbagai mimpi dan cita-cita. Saya kehilangan partner terbaik dalam hidup ini.

Lia & Olan

Pernikahan saya dan Abang memang baru berumur 2 tahun. Tapi hubungan yang kami rajut sudah lebih lama dari itu. Saya merasakan chemistry yang begitu kuat. Yang sekarang hilang secara tiba-tiba.

Bagian terberat yang pastinya akan saya jalani nanti adalah membiasakan diri hidup tanpa adanya Abang di samping saya. Membiasakan diri dengan ketiadaan Abang. Membiasakan diri dengan berbagai hal yang dulu dijalani bersama, namun kini hanya bisa dikenang saja.

Banyak rencana-rencana yang baru kami susun saat pindah ke Jakarta beberapa bulan lalu. Banyak rencana dan mimpi bersama yang belum berhasil diwujudkan. Namun saya yakin, rencana Allah SWT jauh lebih baik dari rencana kami berdua.

Saya harus kuat karena masih banyak mimpi-mimpi kami yang harus saya wujudkan. Meskipun saat ini masih ada keraguan di hati saya, apakah saya bisa menyelesaikan semua mimpi-mimpi itu tanpa ada Abang di sisi saya?

Rasa kehilangan ini begitu besar. Sangat besar. Tapi di sisi lain saya juga merasa bersyukur.

Saya bersyukur karena Abang pergi dalam kondisi terbaiknya. Ia pergi di malam Jum’at dan dimakamkan di hari Jum’at. Ia pergi dengan doa dan tangis air mata banyak orang yang menyayanginya. Ia pergi dengan meninggalkan kesan yang sangat baik di mata orang-orang di sekelilingnya. Ia pergi dengan tenang dalam tidurnya.

Abang adalah orang yang sangat baik. Ia adalah anak yang sangat berbakti pada orang tuanya. Ia adalah seorang suami yang sangat bertanggung jawab dan menyayangi istrinya. Ia juga adalah seorang pribadi yang sangat baik dan selalu mau membantu sesama.

Salah satu hal yang paling saya ingat dari Abang adalah, ia sering sekali berkata pada saya “yakinlah dek, kita ini pasangan hebat.”

Kata-kata tersebut baru saya temui maknanya sekarang. Saat membaca berbagai ucapan belasungkawa dan doa yang saya terima. Juga saat melihat banyaknya bantuan, doa, dan dukungan dari berbagai pihak sejak Abang masih di UGD sampai ia diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Untuk semua pembaca blog ini, saya mohon doa bagi almarhum suami saya, Sornong Maulana. Semoga ia dihapuskan segala dosa dan salahnya, diterima seluruh amal ibadahnya, diterangi kuburnya, dilapangkan kuburnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Selamat jalan, Sayang…

Inilah akhir dari perjalanan cinta kita..

Lia sayang dan cinta banget sama Abang. Tapi ternyata Allah SWT jauh lebih menyayangi dan mencintai Abang.

Lia masih membutuhkan Abang di sini, di samping Lia. Tapi ternyata Allah SWT jauh lebih butuh Abang untuk segera kembali pada-Nya.

Tunggu Lia di surga ya, Sayang. Insya Allah, semoga Allah mempertemukan kita kembali di surga-Nya. Insya Allah suatu saat nanti kita akan dipertemukan dan dikumpulkan kembali di jannah-Nya. Seperti doa yang selama ini selalu mengalir dari mulut Abang.

Ke mana pun kita pergi, kita akan kembali pada satu cinta ini.

Cinta yang berlandaskan cinta pada Allah SWT.

Advertisements

263 thoughts on “Akhir Perjalanan

  1. denaldd

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Lia turut berduka cita. Semoga Lia dan keluarga dikuatkan. Insya Allah almarhum khusnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. Insya Allah kusertakan dalam doa untuk almarhum. Terus terang aku kaget baca ini Lia. Peluk erat Lia.

    Liked by 1 person

    Reply
  2. Sary Melati | @saryahd

    Lia perempuan yang kuat. Lia pasti bisa melewati semua ini, kehilangan, kesedihan, termasuk masa-masa di depan tanpa kehadiran Abang Sornong di sisi Lia. Tapi almarhum selalu ada di hati Lia, dalam doa-doa Lia. Terus semangat, ya, Lia sayang. Peluk erat.

    Liked by 1 person

    Reply
  3. Cicajoli

    Ketika saat ini Abang sudah tidak ada, rasanya hidup saya goyang. Saya kehilangan pegangan. Saya bingung harus melakukan apa lagi selanjutnya.

    Kak Li, kami selalu ada untuk kk. Jangan bingung ya kak, pasti bisa. Kk kuat.

    Innalillahiwainnailaihi rojiun, insya Allah almarhum bg Olan khusnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah.

    Like

    Reply
  4. Hairi Yanti

    Turut berduka cita sedalam2nya, Mbak Lia. Semoga selalu dikuatkan untuk Mbak Lia sekeluarga. Beliau wafat di hari baik. Saya pun berharap bisa wafat di malam Jum’at atau hari Jum’at.

    Like

    Reply
  5. Gara

    Ya Tuhan Mbak, turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya. Semoga suami bisa diterima di sisi-Nya, diterima semua amal ibadahnya dan diampuni semua dosa-dosanya. Semangat terus ya Mbak, saya yakin Mbak dan keluarga pasti bisa melalui semua cobaan ini.

    Like

    Reply
  6. mirasahid

    Aku belajar dari seorang Lianda Marta. Kamu perempuan tegar, kuat, dan juga dewasa untuk usiamu Lia. Semoga Alm mas Olan khusnul khotimah ya. Terima kasih sudah mengajarkan kesabaran begitu hebatnya. Love u Lia

    Like

    Reply
  7. Nurul Fitri Fatkhani

    Innalillahi wainnaillaihi rojiun, turut berduka Mbak Lia.
    Saya yakin Mbak Lia perempuan hebat, kuat dan istri yang sholehah. Pasti Abang, begitu bangga dengan Mbak Lia.
    Bismillah, songsong masa depan dengan penuh semangat dan hadirkan selalu doa-doa untuk Abang.
    Peluuk eraat, dari jauh….

    Like

    Reply
  8. dqwian

    Innalillahi wainnailaihi rojiun…
    Turut berduka cita ya mbak. Saya nggak kenal mbak, tapi saya yakin mbak lia wanita hebat dan wanita kuat.

    Like

    Reply
  9. Pingback: Like I’m Gonna Lose You – bukan bocah biasa

  10. Lusi

    Kalian memang pasangan yg hebat. Aku kenal kalian sejak kalian belum menikah dan aku selalu membatin betapa kompaknya kalian dalam kegiatan2 sosial. Tak banyak pasangan muda yg seperti kalian, yg begitu matang & berjiwa sosial, terlebih di Pekanbaru. Insya Allah jalan Allah adalah jalan terbaik. Contact me anytime ya Lia.

    Like

    Reply
  11. Dita

    kalian memang pasangan hebat, Lia….aku salut sama kekompakan kalian. Kirim al fatihah buat abang. Kalo ada apa-apa, jangan sungkan-sungkan whatsapp aku ya Lia 🙂

    Like

    Reply
  12. Julia Amrih

    innalillahi wa inna ilaihi roji’un..
    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu..
    Semangat ya Mba’, InsyaAllah Mba’ adalah wanita pilihan yang kuat dan sabar.. 🙂

    Like

    Reply
  13. sekolahalamblog

    Innalillahi wainnailaihi roojuin…
    Aamiin untuk semua do’a Mbk Lia. Semoga Mbk Lia diberikan kekuatan. Dan semoga kelak kita semua bertemu denganNya dalam keadaan khusnul khotimah, seperti suami Mbk Lia…insyaAllah.

    Like

    Reply
  14. Nadia Khaerunnisa

    Innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Mbak lia, saya turut berduka cita yg sedalam-dalamnya. Semoga Alloh memberikan kekuatan dan keselamatan kepada mbak dan keluarga. Insya Alloh mas sornong sudsh tenang di sisi Alloh. Tidak mudah memang melepaskan duka, tetap kuat, mbak!

    Like

    Reply
  15. Mayya

    Turut berduka Lia sayang.
    Allah punya rencana lain yang lebih baik. Walaupun abang Olan tidak ada lagi, ia pasti akan selalu ada di hati. Insya Allah, suatu hari nanti kalian akan dipertemukan lagi di syurgaNya.
    Kematian adalah cara Allah menyayangi kita, mengingatkan kita bahwa apapun kebahagiaan yang ada di dunia ini bersumber dari Nya.
    Mungkin ucapan sabar dan kuat tidak cukup untuk hatimu Lia, tapi aku yakin, bang Olan tidak mau melihat istrinya yang cantik ini larut dalam duka. Ia pasti ingin Lia melanjutkan hidup.

    Like

    Reply
  16. Mutia Nurul Rahmah

    Kalian adalah sepotong iri yang tersemat di dlm hati mut 3-4 thn terakhir kak…

    Iri kompaknya,iri sekali bagaimana abang selalu memperlakukan kakak dgn baik…

    Iri yang bukan bikin beban dihati,tpi iri yg bikin motivasi klo kedepannya pasti lebih baik..

    Salah satu relationship goals yang baik untuk dimasukkan dlm mimpi.


    Teringat,waktu kita bukber di sushi tei,bgmn abang bisa ngajak ngobrol bg j..
    yang notabene dua thn woro-wiri ikut ama mut,tpi mut g bs bikin dia nyaman dgn itu.
    Tapi,abang sukses banget buat bg j ga mati gaya dgn ngajak ngobrol buanyak banget.
    Terimakasih sekali abang…

    Semangat selalu kak,kami disini selalu ada buat kk..
    Let me know klo kk perlu bantuan yah…

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Hai Mut. Aku terharu baca pengakuan kamu hehe. Semoga yang baik-baik dari hubunganku dengan Abang bisa diambil dan diteladani ya, Mut.

      Bang Olan memang paling jago untuk urusan berinteraksi dengan orang baru. Aku pun belajar banyak dari beliau untuk hal tersebut. Jadi jangan heran kalo lihat Abang bisa ngajakin orang sependiam Bang J untuk ngobrol.

      Terima kasih ya Mut untuk doa dan dukungannya. Peluk!

      Like

      Reply
  17. astridtumewu

    Liaaaa, *peluuuukkk* yg kuat ya, banyak berdoa… aku kaget banget pas baca ini di twitter beberapa hari lalu.. Turut berduka cita yg sedalam2nya Lia, terus kuat, terus tegarr yaaa…

    Like

    Reply
  18. irfa

    Abang tak pernah pergi dari sisi mb Lia. Dia ada di sebelah hati mb Lia. Berdampingan. Dia masih bisa melihat mb Lia, meski dari dimensi yang berbeda. Tetap kuat ya mb? Masih ada Allah tempatmu bergantung. Salam kenal mb

    Like

    Reply
  19. Grace Melia

    Mba Lia, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya ya, Mba. Semoga alm Mas Sornong mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga Mba Lia dan keluarga diberikan keikhlasan dan kekuatan menghadapi ini. Kuat ya, Mba Lia. Hugs…

    Like

    Reply
  20. Ririe Khayan

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga Lia dan keluarga dikuatkan, sabar dan ikhlas, Insya Allah almarhum khusnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. Meski belum kenal dekat dengan Mbak Lia, tapi saya bisa membayangkan betapa haru biru kepergian seorang imam yg selama ini menjadi guardian dan partner terbaik dalam hidup.

    Like

    Reply
  21. merida merry

    turut berduka yang sedalam-dalamnya Kak Lia, memang berat rasanya ditinggal oleh orang terkasih kak, .. ikhlas ya kak Lia, Allah memanggil abang lebih dulu bukan karena Dia tidak sayang. Justru karena Allah sangat mencintai Abang tu kak, Dia tidak ingin abang kk menderita lebih lama makanya Dia jemput lebih awal. Meskipun secara pribadi aku ga kenal dengan abang kakak, tapi dari semua komen yang masuk aku percaya abang kk orang yang sangat baik. Dan aku juga yakin Allah udah siapkan tempat terbaik disisiNya. Tabah dan ikhlas ya kk, biar abang juga tenang disana.
    *peluk eraat*

    Like

    Reply
  22. Vivi Zulfiana

    Innalillahi Wa inna ilaihi roji’un,

    turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepulangan Abang ke rahmatullah mbak lia, insya Alloh husnul khotimah.

    Mbak Lia yang kuat dan tabah yaa.
    Semoga Mbak Lia selalu dalam lindungan Alloh SWT. Aamiin.

    Like

    Reply
  23. joeyz14

    Liaaaa… turut berdukacita atas kepergian abang. Liaaaa aku selalu salut liat postingan bekal2mu buat abang. Aku mendoakan kamu supaya mamu diberi kekuatan oleh Tuhan YME..sedih sekali aku baca ini Lia…*peluk erat Lia*😢😢😢

    Like

    Reply
  24. veronica5277

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun… peluk lia erat… semoga Allah menguatkan Lia dan semoga alm diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT, aamiin. InsyaAllah alm khusnul khatimah, aamiin

    Like

    Reply
  25. yuniarinukti

    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiuuun
    Lia, Allah menyayangi kalian. Yakinlah, didepan sana ada rencana yang lebih indah. Maaf, gak bisa komen apa-apa, baca tulisanmu mataku berkaca-kaca

    Like

    Reply
  26. tamasyaku.com

    Turut berbela sungkawa mak lia, semoga alm mendapat tempat terbaik di sisiNya. Bisa dibayangkan seperti apa rasa kehilangannya, bhkn membaca tulisanmu pun seperti mengalaminya, banyak doa dan semangat untukmu. Semoga segera diberi kekuatan untuk melanjutkan hidup dan tetap bahagia mengenang cinta kalian berdua. Peluk dari jogja ya mak..

    Like

    Reply
  27. Risah icha azzahra

    Ya allah.. nyesek banget mbacanyaa…
    Dari dulu selalu ngikutin blog ini dengan kisah-kisah romantisnya…
    Sampai ku nobatkan pasangan ini sbg pasangan inspiratif. Dari kesetiaanya, kasih sayangnya, perjalanannya.. semuanya menginspirasi…

    Kalian memang pasangan yg hebat.

    Turut berduka dan mendoakan… semoga amal ibadah beliau di terima, dihapus dosa dosanya.. di lapangkan kuburnya…

    Mungkin gampang bilang “yg sabar ya kak lia”, tapi aku tau kk orang hebat dan kuat. Pasti sanggup melewati ini semua.

    Berharap ini bukan akhir dr blog ini.. stay update, jangan lama2 berkabungnya, kami menunggu senyuman kk kembali…

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Ichaaaa.. Terima kasih banyak ya. Mohon maaf kalo aku dan Abang ada pernah bikin salah sama kamu. Mohon doanya selalu ya Cha. Insya Allah aku semakin hari semakin dikuatkan. Dan akan segera kembali menulis di blog ini.

      Sekali lagi makasih cha untuk doa dan semangatnya. Peluk!

      Like

      Reply
  28. Dini Puspita

    Innalillahi wa inna illaihi rojiun…

    Turut berduka atas berpulangnya Mas Sornong ke Rahmatullah. Semoga Mas Sornong dimudahkan jalannya, dilapangkan diterangkan kuburnya, diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya dan ditempatkan di tempat terbaikNya.

    Semoga Mbak Lia sekeluarga disabarkan dan dikuatkan hatinya.

    Aamiin yaa rabbal alamiin.

    Like

    Reply
  29. santi

    innalilahi wa inna ilaihi rojiun.. turut berduka ya mba Lia. semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah untuk almarhum dan diberikan kekuatan dan keikhlasan untuk yang ditinggalkan. Al Fatihah.

    Like

    Reply
  30. Dyah

    Innalillaahi wa inna ilaihi raajiun.. turut berduka cita ya sayang, semoga senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan dan kelapangan hati. Semoga segera datang hari dimana mbak Lia bangun tidur dan tetap dapat mengenang abangnya dengan tersenyum. Aamiinn.. Insya Allah, ketika Allah mengambil sesuatu yg berharga bagi kita, sesungguhnya Dia telah mempersiapkan sesuatu yang besar untuk kita. *pelukerat*

    Like

    Reply
  31. Inayah

    innalilahi wa inna ilaihi rajiun. ketika saya membaca kabar dari mak Pon, saya shock. masih ingat banget baca dan komen postingan beberapa waktu lalu sata kalian nonton musisi siapa itu kan. semoga ka Lia sabar selalu. amiin

    Like

    Reply
  32. Molly

    Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.
    Turut berdukacita sedalam2nya ya mba Lia. Paham sekali rasanya seperti apa :(. Tapi yakinlah Allah SWT punya rencana terbaik untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga mba Lia senantiasa tabah dan kuat ya, mba. Peluuukkk 😙😙

    Like

    Reply
  33. alaniadita

    Kak Lia,
    Aku berhari-hari kepikiran setelah Bang Olan berpulang.
    Bacain setiap orang yang selalu memberi komentar positif tentang Beliau.
    Kak Lia dan beliau sama sama hebat kak.

    Insya Allah,
    DisurgaNya akan bertemu lagi dalam Jannah ya, kak.

    *Peluk*

    Like

    Reply
  34. Uchi

    Innalillahi wainnailaihi rajiun…
    Sabar ya mbk.
    Saya bisa merasakan yg mb rasakan.
    Pasti bisa melewati itu semua. Alm akan lbh tenang kalau melihat mbk Lia tersenyum 🙂

    Like

    Reply
  35. mamaboetobi

    Innalillahi wainnailaihi rojiuuuun.. May he rest in peace, ya mba. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan saya tidak bisa bayangkan bagaimana rasanya. Tapi saya yakin dirimu kuat, Mba! Dan Allah SWT punya rencana indah untuk kalian berdua.

    Like

    Reply
  36. Akarui Cha

    Inna lillahi wa inna ikaihi rajiun. Turut berduka cita ya Mba. Semoga abangnya mba, dilapangkan kuburnya dan diterima juga amal perbuatannya. Semoga Mba diberi banyak ketabahan dan kesabaran untuk tetap memperjuangkan mimpi mimpi kalian. Aamiin ya rabbal alamin.

    Like

    Reply
  37. tuaffi

    innalillahi wa inna ilaihi rojiun..
    yang sabar dan tabah ya mbak.. semoga almarhum suaminya bahagia di pangkuanNya. dan mbak Lia juga harus kuat. *pelukmbak

    Like

    Reply
  38. Novriana

    Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un. Turut berduka cita, Lia. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, diterima semua amal ibadahnya, diampuni semua kesalahan selama di dunia, aamiin..
    InsyaAllah keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, aamiin..

    Like

    Reply
  39. Irawati Hamid

    innalillahi wainailaihi rojin, turut berduka Mba Lia 😥
    semoga suami tercinta diampuni diberi tempat terbaik di sisiNya, diampuni segala dosanya dan dilapangkan kuburnya dan buat Mba Lia dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menerima cobaan ini, amin..

    Like

    Reply
  40. Vicky Batamh

    Lia, temanku… aku tau kamu seorang wanita yang tegar, kepergian mas Olan juga sungguh mengejutkan diriku dan banyak pihak. aku yakin Lia bisa kembali ceria, seceria tulisan blog mu tentang apapun.

    Lia temanku… Dibalik setiap kesedihan, terdapat kebahagiaan. Serahkan segala urusan kepada Allah SWT. Biarkan waktu dan kehidupan berjalan, karena skenario yang diatas jauh lebih maha hebat.

    semoga mas Sornong Maulana diberkan tempat terbaik disisi Allah SWT… aamiin

    Like

    Reply
  41. Eka Novita

    Innalillahi wa innailaihi roji’un… Aku pun turut berduka cita sedalam-dalamnya. Ku harap kk tabah dan sabar menghadapi ujian ini. Selalu doakan Bg Olan agar dimudahkan dalam menempuh perjalanan abadi. Bukti cinta yang paking kuat adalah doa yang tak pernah putus. Akupun turut mendoakan bg Olan semoga dilapangkan kuburnya, diampuni kesalahannya, diterima amalan dan taubatnya…

    Tetap semangat kak Lia, jangan putus mengejar impian yg kalian cita-citakan bersama.

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Aamiinn ya Allah. Eka, terima kasih banyak ya. Insya Allah doaku untuk Abang gak akan pernah putus. Benar kata kamu, bukti cinta yang paling kuat adalah doa yang tak pernah putus. Sekali lagi, terima kasih yaa..

      Liked by 1 person

      Reply
  42. onandawelta

    turut berduka cita untuk kak lia *sending virtual hug*. setegar itu tulisan kakak, sampai saya sendiripun gak sanggup untuk gak nangis bacanya kak. kakak tetaplah menginspirasi tetaplah sebar kebaikan lewat media apapun terutama blog ini. saya selalu ngefans kakak dan almarhum. kalian memang pasangan hebat kak ! semoga kakak selalu diberikan kekuatan oleh Allah swt Aamiin.

    Like

    Reply
  43. BaRTZap

    Inna lillaahi wa inna ilaihi rojiun.
    Turut berduka cita mbak, atas meninggalnya suami tercinta.

    Saya ikut mendoakan, semoga almarhum abang Sornong Maulana diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, diterima segala amal ibadahnya, dan diberikan tempat istirahat terbaik di sisi Allah swt. Serta semoga mbak Lia dan keluarga yang ditinggalkan dapat menerima kejadian ini dengan ikhlas serta tetap sabar. Amiin …

    Like

    Reply
  44. rani ayuna

    Dear mba lia, walau saya tidak mengenal mb lia dan suami saya ikut mendoakan agar almarhum husnul khotimah dan mb lia sekeluarga diberikan ketabahan amin yra…. alfatihah…

    Like

    Reply
  45. iman fatah

    Innalillahi wa Inna ilaihi rooji’unn. Yang tabah ya bun, semoga Allah menempatkan almarhum abang di sebaik baiknya tepat kembali.

    Dan nanti dapat dipertemukan kembali di syurga Nya yang abadi. Amiiiin

    Like

    Reply
  46. cputriarty

    Hati ini serasa sesak menahan tangis, larut dalam doa nuansa duka saat membaca postingan ini.
    Saya bisa merasakan persis kondisimu mbk Lia (apalagi saya sudah pernah kehilangan 2 permata yg menjadi bagian hidup).
    Disisi lain saya salut akan ketegaran dan semangatmu, ini jadi cerminan baik saya untuk bisa move on.
    Thks mbak krn bisa belajar ttg kesabaran, ketulusan dan kepasrahan pada yang Khalik.
    Untaian doa alfatihah utk almh suami di surga.
    Peluk hangat dari duka yg sama – Kudus 2016.

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Hai mba. Meskipun berat tapi mau tidak mau harus tetap kuat ya mba. Karena biar gimana pun, life must go on. Kejadian ini juga jadi pelajaran banget buat saya untuk bisa lebih pasrah dengan apapun takdir dari-Nya. Peluk hangat dari Pekanbaru mba.

      Like

      Reply
  47. Hannie

    innalillahi wa inna ilaihi rajiuun..
    aku mampir ke blog ini ga sengaja, tadinya lihat postingan yang tahun 2014. Trus iseng klik halaman depan, ternyata postingan begini. Jadi ikut sedih, apalagi aku baru menikah dan masih LDR (maaf jadi curcol, hehe)

    Yang sabar ya kak. Tetap semangat! Allahummagfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu

    Like

    Reply
  48. tour lombok

    turut berbela sungkawa ya mba,,,semoga almarhum suaminya di tempatkan di tempat yg paling indah ya mba,,,yg bernyawa pasti akan pergi mba,,,
    karena mba org yg beriman jadi mba harus kuat…ttp semangat,,,
    salam kenal ya mba,,,

    Like

    Reply
  49. Vanny Vanessa

    Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

    Allahummagfirlahu wa anhu…..

    Turut berduka cita yang sedalam dalamnya mbak lianda marta …

    Semoga mbak selalu dalam lindungan Allah SWT.., Semoga selalu dibimbing Allah dan dikuatkan oleh Allah…

    Semoga amal ibadah abang dierima Allah SWT….

    Stay strong and inspire mbak lia…..Amin Ya Rabb😇😇

    Like

    Reply
  50. Pingback: Healing Process | liandamarta.com

  51. Pingback: Buang Racun dalam Tubuh dengan Juice Cleansing | liandamarta.com

  52. Pingback: Yang Terjadi di Tahun Ini dan Yang Akan Dikejar di Tahun Depan | liandamarta.com

  53. Pingback: Belajar Digital Marketing Lewat Buku | liandamarta.com

  54. mama-nya Kinan

    Innalilahi wa innailahi roji’un, turut berduka cita yang sedalam dalamnya yah mbak semoga almarhum diterima disisi Allah SWT, diterima amal baiknya selama di dunia serta diampuni dosa dosanya, semoga almarhum khusnul khotimah Aamiin. Bismillah semoga mbak lia kuat dan tabah..tidak ada yang terjadi didunia ini tanpa ijin dari Allah SWT

    Like

    Reply
  55. alrisblog

    Innalilahi wa innailahi roji’un, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Sornong Maulana suami tercinta Lia. Semoga almarhum husnul khotimah, diterima amal ibadahnya, diampuni dosanya dan diterima disisi Allah SWT, aamiin.

    Maaf baru tahu sekarang. Walau terlambat, saya doakan yang terbaik.

    Liked by 1 person

    Reply
  56. Icha

    Inna lillaahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita ya, Mbak. Semoga almalrhum diterima di sisi Allah dan Mbak Lia selalu diberikan ketegaran, aamiin.

    Like

    Reply
  57. Pingback: #CeritaTanggal7 : Ada Apa dengan Tanggal 7? | liandamarta.com

  58. Pingback: Sharing Perdana di 2017 | liandamarta.com

  59. Pingback: Bunda Hotel, Rekomendasi Hotel di Bukittinggi | liandamarta.com

  60. Pingback: Pengalaman Tinggal di Kalibata City | liandamarta.com

  61. Pingback: Packing & Moving Out | liandamarta.com

  62. Pingback: #CeritaTanggal7 : Tiger Merah Legendaris | liandamarta.com

  63. Pingback: Menikmati Batam dari Menara Masjid Jabal Arafah | liandamarta.com

  64. Pingback: Pengalaman Nge-Gojek di Batam | liandamarta.com

  65. Pingback: #CeritaTanggal7 : Abang dan Sepak Bola | liandamarta.com

  66. Pingback: Meninggalkan Pekanbaru | liandamarta.com

  67. Pingback: Mimpi Saya untuk Anak Autis di Indonesia | liandamarta.com

  68. Pingback: #CeritaTanggal7 : Tentang Bucket List | liandamarta.com

  69. Pingback: Liburan Singkat ke Bangkok | liandamarta.com

  70. Pingback: Tentang Coldplay | liandamarta.com

  71. Pingback: #CeritaTanggal 7 : Kebiasaan Yang Dirindukan | liandamarta.com

  72. Pingback: Tentang Film Critical Eleven | liandamarta.com

  73. NisadanChicco

    nnalillahi wa inna ilaihi rajiun. Lia turut berduka cita !!!!
    maaf aku baru tau banget tentang kondisi mu dan kepergian Abang ini Lia, kalau tadi aku gak baca postingan critical eleven mungkin aku gak tau..

    Sedih banget bacanya…kamu kuat ya Lia *peluk*

    Like

    Reply
  74. Pingback: Kurban untuk Abang | liandamarta.com

  75. Pingback: #CeritaTanggal7 : Momen di Bulan September | liandamarta.com

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s