Bunda Hotel, Rekomendasi Hotel di Bukittinggi

Salah satu tantangan berlibur ke Bukittinggi di saat peak season adalah mencari penginapan. Sebagai salah satu keluarga yang kalo liburan selalu hobi go show, keluarga saya udah entah berapa kali terpaksa mencari ‘penginapan dadakan’ karena gak melakukan reservasi jauh-jauh hari. Bahkan, kami sampai pernah menginap di masjid lho karena semua penginapan di Bukittinggi sudah full dan kami sudah terlalu lelah untuk melanjutkan perjalanan ke Padang.

Di libur natal kemarin, saya dan keluarga memutuskan untuk pergi ke Bukittinggi. Sekalian saya refreshing juga nih pasca kepergian Abang.

Awalnya saya sempat ketar-ketir, ini bakal dapat penginapan gak ya. Karena waktu itu sudah memasuki libur anak sekolah dan juga libur akhir tahun kan. Dan seperti biasa, keputusan pergi ke Bukittinggi ini terbilang mendadak. Jadi gak ada persiapan apa-apa.

Sekitar dua hari sebelum berangkat, saya pun mencoba mencari info penginapan di Bukittinggi. Cek di Traveloka, pilihan hotelnya udah tinggal yang mahal-mahal. Akhirnya saya pun googling dan coba menghubungi satu per satu.

Sejujurnya saya pribadi akan lebih merasa ‘aman’ jika memilih hotel yang sudah familiar, seperti beberapa jaringan hotel ternama. Karena saya jadi bisa membayangkan apa aja fasilitas yang didapat dari hotel tersebut dan bagaimana kondisi kamarnya.

Nah, di Bukittinggi justru lebih banyak brand hotel lokal. Bagus sih, karena berarti pemerintah setempat sangat mendukung usaha lokal. Tapi bagi turis seperti saya kan jadi ketar-ketir juga nih, apalagi kalo lihat harganya yang cukup pricey. Bakal worth it gak ya dengan fasilitas dan kenyamanan yang didapat?

Sampai akhirnya saya memberanikan diri untuk melakukan reservasi di Bunda Hotel. So far, dari hasil pencarian saya di simbah Google, sepertinya hotel ini yang paling worth it dari penampakan foto dan harganya.

Lalu, gimana pengalaman saya menginap di Bunda Hotel? Akan saya share di sini ya. Ini murni pengalaman pribadi, bukan postingan berbayar. Saya nulis ini karena saya sangat puas saat menginap selama 3 hari 2 malam di Bunda Hotel Bukittinggi. 🙂

dsc01912

Saat melakukan reservasi, saya mendapatkan kamar Superior karena untuk kamar Deluxe sudah full. Harganya Rp630.000 per malam untuk kamar Superior.

Kamar ukuran Superior ini luas sekali lho. Space untuk sholat lumayan lega. Kalo mau nambah extra bed juga masih bisa banget. Dan yang paling saya suka adalah kamarnya (termasuk kamar mandi) bersih dan nyaman sekali. 🙂

Fasilitas di dalam kamar juga lengkap layaknya hotel lain. Ada lemari, handuk, toiletries, water heater, air mineral, teh serta kopi. Karena Bunda Hotel ini mengusung konsep hotel bernuansa islami, maka di dalam kamar pun disediakan sajadah dan al-qur’an. 🙂

dsc01916

Yang paling the best dari kamar ini adalah viewnya. Saya mendapatkan kamar di lantai 4. Begitu masuk ke dalam kamar, saya langsung disambut dengan jendela besar yang menampilkan pemandangan Gunung Marapi.

Jadi, saat bangun tidur di pagi hari, bisa melihat langsung pemandangan sang Marapi yang diselimuti kabut pagi. :’)

Lalu, karena di hari berikutnya kami diharuskan pindah kamar (pindahnya gak jauh-jauh sih, tinggal nyeberang doang), pagi berikutnya saya justru mendapatkan pemandangan baru si Gunung Singgalang.

dsc02040

Gunung Marapi dan Gunung Singgalang memang menjadi pemandangan yang bisa kita nikmati di Bukittinggi. Kalo mau lihat lebih jelas, bisa kunjungi Taman Wisata Panorama. Di sana kita bisa menikmati pemandangan lanskap Ngarai Sianok, berfoto dengan latar belakang Gunung Marapi dan Gunung Singgalang yang menjulang tinggi, dan juga merasakan sensasi naik Janjang Koto Gadang, the great wall of Sumatera Barat. 🙂

Untuk breakfast-nya, awalnya saya gak menaruh ekspektasi apa-apa sih ya. Namanya juga hotel bintang dua, paling juga breakfast ala kadarnya. Eh ternyata saya salah dong. Pilihan breakfast di Bunda Hotel ini cukup lengkap. Mulai dari roti, aneka pilihan kue, cereal, lontong, mie goreng, buah, teh dan jus, ada di sini. Tinggal pilih aja mau sarapan pake apa. Untuk ukuran hotel bintang dua ini sih udah komplit banget pilihannya. 😀

Pelayanan staf hotel juga sangat memuaskan. Ramah dan helpful banget. Saat kami harus pindah kamar di hari kedua, saya dan keluarga cukup merapikan barang-barang kami di kamar dan pihak hotel yang akan memindahkannya.

Dari segi lokasi, hotel ini lokasinya strategis banget lho.

Mau ke jam gadang? Bisa jalan kaki. Cuma 800 meter aja kok. Selama nginap di sana, saya bolak balik ke jam gadang dengan berjalan kaki. Pedestrian side yang rapi dan nyaman, ditambah udara Bukittinggi yang adem, membuat kegiatan berjalan kaki ini terasa menyenangkan. 🙂

Mau ke Taman Wisata Panorama? Lebih dekat lagi. Hanya berjarak 400 meter saja dari hotel ini.

Mau beli oleh-oleh Kaos Kapuyuak yang heits itu? Tinggal jalan kaki ke sebelahnya. Outlet kedua Kaos Kapuyuak berada di samping hotel ini. Saya jadi ingat, waktu jalan-jalan ke Sumatera Barat di libur lebaran 2 tahun lalu, saya bersama Abang, adik dan sepupu, jalan kaki dari Taman Wisata Panorama ke outlet Kapuyuak ini. Abang dan adik-adik saya memang hobi banget koleksi kaus ini, soalnya kata-kata di kausnya lucu-lucu banget.

Dengan semua keunggulan tersebut, fix sih hotel ini jadi hotel favorite saya kalo nanti berlibur lagi ke Bukittinggi. Tapi perlu diingat ya, kalo mau nginap di sini, harus booking dari jauh-jauh hari. Saya bahkan sempat mencuri dengar obrolan salah satu tamu yang sudah melakukan reservasi sejak sebulan sebelumnya. 😀

Anyway, ada yang pernah menginap di Bunda Hotel juga? Atau punya rekomendasi hotel lainnya yang nyaman di Bukittinggi? Share di kolom komentar ya! 🙂

dsc01981

Bunda Hotel
Jalan Panorama No. 6, Kayu Kubu, Guguk Panjang
Bukittinggi – Sumatera Barat 26116
Telp. (0752) 627355

Advertisements

22 thoughts on “Bunda Hotel, Rekomendasi Hotel di Bukittinggi

  1. neng fey

    emang ya, hotel2 di padang itu kok ya mahal2 ya, untung di padang punya rumah hahha
    tapi di bukit tinggi ga ada sodara, jadi jaman dulu itu nginep di hotel, ga tau nama hotelnya apa, go show, yang urus si abang sepupu, kami tinggal masuk kamar, jadi ga tau nama dan daerah hotelnya hahaha
    trus2 pagi2 diajak naik angkot ke warung buat sarapan, uenak bangeeett!! pagi2 udah makan berat aja, bubur kampuin!! champion bgt dah tu bubur klo niat bikin perut kenyang hihihi

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Iyaaa hotel di Bukittinggi juga ratenya mahal-mahal banget mbaaa. Yang Bunda Hotel ini bintang 2 tapi ratenya segitu 🙈🙈🙈 alhamdulillah nya worth it dengan fasilitas, lokasi dan kebersihan kamarnya. Kalo ngga mah gedeg ah hahaha. Makanya aku ntar kalo ke bukittinggi lagi mau nginep di sini aja. Yang udah pasti nyaman hahaha.

      Duh ngomongin bubur kampiun, ku jadi laper mbaaa~

      Like

      Reply
  2. sibubu

    Desember lalu, suamiku ke Bukit Tinggi … tapi menginap di roki hotel kalo ga salah (entahlah itu tulis nama hotel bener apa enggak hihi) dia sendiri sudah bilang kalo Bukit tinggi keren loh, ayok ke bukit tinggi … tapi aku yang yaa .. begitu deh …hihihi tapi pas baca ini….hotelnya nyaman ya kayaknya dan yang paling utama deket ke mana mana … moga moga punya rejeki buat ke sini … aamiin …

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Rocky Hotel maksudnya mba? Iya itu salah satu hotel bagus juga di Bukittinggi 😊 aaminn semoga ada rezeki dan kesempatan ke Bukittinggi ya mba. Puas deh di sana jalan2 manjain mata dan perut 😉

      Like

      Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s