Buang Racun dalam Tubuh dengan Juice Cleansing

Sejak kepergian Abang, saya merasa badan saya gampang banget ngedrop. Tidur juga gak nyenyak, berkali-kali kebangun tiap tengah malam. Alhasil setiap hari badan rasanya gak segar dan gampang capek.

Kalo diinget-inget, sejak malam kecelakaan itu terjadi sampai hari-hari pasca Abang dimakamkan, pola makan saya memang berantakan banget. Hari-hari menemani Abang di rumah sakit, saya malah gak nafsu makan sama sekali. Ya gimana mau nafsu makan, pikiran saya cuma fokus ke Abang, (saat itu) berharap Abang segera diberikan kesembuhan dan semua proses medis yang dilakukan berjalan lancar.

Selama Abang dirawat di rumah sakit, saya juga gak pernah pulang ke rumah. Tidur di ruang tunggu ICU, tanpa selimut, dan berjaga terus sepanjang malam khawatir dipanggil dokter jika ada kondisi darurat.

Setelah Abang pergi pun, saya masih juga gak nafsu makan. Kebawa perasaan sedih terus karena ditinggal Abang. Hari-hari diisi dengan nangis di kamar saat teringat Abang. Berkali-kali kondisi badan ngedrop. Mungkin karena faktor psikis dan terbawa perasaan makanya saya seperti itu.

Seperti yang saya ceritakan di postingan sebelumnya, bahwa saya memberikan batas waktu untuk diri saya sendiri agar gak larut dalam kesedihan. Sambil menikmati proses healing ini, saya juga harus menyelesaikan banyak hal. Terutama yang berkaitan dengan urusan-urusan duniawi Abang dan juga rencana saya ke depannya.

Akhirnya saya putuskan untuk melakukan detox dengan program juice cleansing. Sebenarnya saya udah lama sih pengen cobain program ini. Tapi baru kesampaian sekarang, dan kondisinya memang badan saya lagi butuh banget detox. Agar bisa lebih segar dan lebih fit menjalani hari-hari.

Anyway, apa itu juice cleansing?

Juice cleansing adalah salah satu bentuk detox yang dapat membantu membersihkan racun serta zat-zat kimia di dalam tubuh. Detoxnya dengan menggunakan pressed juice sayur dan buah-buahan. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan dari juice cleansing ini adalah body fresherglowing skin, dan lose weight.

Saya pernah baca di sebuah artikel, detox juice cleansing ini ada baiknya dilakukan secara rutin. Bisa dilakukan dalam 1x seminggu selama 1 hari, atau 1x sebulan selama 3 hari.

Yang saya coba ini adalah program juice cleansing untuk 3 hari. Jadi selama 3 hari, tepatnya hari Jum’at sampai hari Minggu yang lalu, saya hanya mengonsumsi jus ini saja setiap harinya. Dalam sehari ada 6 botol jus (@ 500 ml) yang harus saya habiskan di jam-jam tertentu, yaitu di jam 09.00, jam 11.00, jam 13.00, jam 15.00, jam 17.00 dan jam 19.00. Selain itu, jika lapar saya hanya diperbolehkan makan buah/sayur dan minum air putih yang banyak.

Lalu, apa yang saya rasakan saat menjalani program ini? Saya share cerita singkatnya dari hari ke hari ya. 🙂

Hari 1 : Jum’at, 16 Desember 2016

dsc01887

Saya mengawali program juice cleansing ini dengan minum lemon dan madu setiap harinya. Ini sebenarnya rutinitas saya setiap hari, tapi belakangan jarang dilakukan. Jadi 1 buah lemon diperas dan dicampur dengan 1 sendok makan madu asli.

Saya minum lemon dan madu ini setiap jam 7 pagi, selang 30 menit setelahnya saya minum air putih hangat satu gelas. Kemudian di jam 9 pagi saya minum jus pertama saya yang merupakan racikan dari strawberry, apel hijau, wortel, lemon, dan romaine lettuce.

Selanjutnya, berselang 2 jam saya lanjutkan minum jus kedua hingga seterusnya sampai jus keenam. Masing-masing botol jus sudah diberi nomor. Jadi saya tinggal minum aja sesuai dengan jam-jam yang sudah ditentukan.

Hari pertama dari program juice cleansing ini saya lalui dengan berhasil. Gak ada rasa lapar sama sekali. Gak lemes juga. Malah saya kenyang banget karena selain minum 6 botol jus tersebut, saya juga selingi dengan minum air putih yang banyak.

Rasanya memang jadi sering bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Trus di malam harinya, saya diare. Mungkin ini salah satu proses pembuangan racunnya ya.

Hari 2 : Sabtu, 17 Desember 2016

dsc01898

 Saya mengawali hari kedua sama dengan hari pertama. Minum perasan lemon dan madu, air hangat, lalu dilanjutkan dengan jus dan diselingi air putih yang banyak.

Hari kedua saya makin sering buang air kecil. Badan rasanya mulai segar, dan saya gak ada merasa lapar atau lemas sama sekali. Meskipun diperbolehkan makan buah atau sayur, tapi karena minum jus ini aja udah ngenyangin banget, jadi saya gak ada makan apa-apa lagi. Murni hanya minum jus dan air putih saja.

Mulai dari siang hari sampai malam, saya semakin sering ke kamar mandi karena diare. Alhamdulillah sih gak lemes. Tapi saya antisipasi dengan banyakin minum air putih karena pengalaman sebelumnya kalo diare biasanya saya suka dehidrasi.

FYI, selama menjalani program juice cleansing ini, disarankan untuk mengurangi aktivitas-aktivitas yang berat termasuk olahraga ekstra, karena selama 3 hari tersebut, badan harus relax agar proses detox berjalan maksimal. Disarankan juga untuk tidur tepat waktu karena proses detox akan berjalan ketika tubuh berada dalam kondisi relax.

Selama dua hari menjalani program ini, saya memang gak ada olahraga sama sekali sih. Aktivitas saya hanya di rumah aja sambil sesekali packing barang karena akan pindah ke luar kota. Tapi saya sempat beberapa kali merasa gak enak badan, entah karena di rumah memang lagi banyak debu atau memang seperti ini efek detoksnya. Untuk menyiasatinya, setiap kali mulai terasa mau mendemam, saya bawa tidur aja. Bangun-bangun sih rasanya lebih fresh.

Hari 3 : Minggu, 18 Desember 2016

dsc01902

Bangun tidur di hari ketiga, badan saya rasanya mulai segar. Ritual di pagi hari masih sama dengan hari pertama dan hari kedua.

Nah, untuk hari ketiga ini, kebetulan saya dan keluarga pergi bantuin om saya yang mau pindahan rumah. Berhubung akan lama di perjalanan, jadi saya memutuskan bawa jus-jus ini dalam wadah yang berisi es batu agar jus tetap dingin dan segar. Saya hitung aja kira-kira akan sampai jam berapa di sana dan saya harus bawa berapa botol untuk diminum selama saya berada di luar rumah.

Untuk penyimpanan jus ini memang harus di dalam kulkas. Karena jus ini terbuat dari buah dan sayur yang harus dijaga selalu kesegarannya. Jadi setiap pagi, sebelum jam 8 pagi, kurir akan mengantarkan 6 botol jus ke dalam rumah dan sebaiknya jus-jus tersebut segera disimpan di dalam kulkas. Jadi kalo sekiranya mau pergi keluar rumah, siapkan saja wadah berisi es batu atau ice bag untuk penyimpanan jus-jusnya. 🙂

Hari ketiga ini diare saya makin menjadi. Buang air kecil juga semakin sering. Kayaknya ada deh setiap satu jam sekali saya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Tapi ajaibnya saya gak ada merasa lemas dan lapar. 😀

***

Setelah menjalani 3 hari program detox juice cleansing, apa yang saya rasakan?

  1. Badan terasa lebih segar dan lebih ringan
  2. Tidur lebih nyenyak. Udah gak kebangun tengah malam lagi.
  3. Kulit lebih halus. Mungkin ini perasaan saya aja kali ya, tapi beneran, kulit saya rasanya lebih halus. Padahal saya cuma cuci muka biasa aja trus pake toner dan pelembab.
  4. Sepertinya berat badan saya turun. Gak ada nimbang sih, tapi kerasa waktu pake baju kayaknya lebih longgar. Trus cincin nikah yang saya pake di jari manis juga rasanya longgar banget sekarang. Mama juga bilang saya kurusan.

Oh ya, H+1 pasca program ini selesai, sekitar jam 10an saya sarapan prata pake gulai kari. Lalu sekitar jam 1an, saya makan nasi dengan ayam balado bikinan mama. Setelah itu perut saya langsung melilit dan mual-mual. Sepertinya perut saya mulai beradaptasi lagi dengan makanan-makanan olahan (terutama cabe dan santan), setelah sebelumnya hanya diisi dengan sayur dan buah-buahan. Jadi ini perlu banget diperhatikan ya, jangan sampai kejadian kayak saya.

Makanan yang akan dimakan setelah program detox selesai harus diperhatikan banget. Kalo bisa sih lanjut makan makanan sehat atau paling tidak tetap perbanyak buah dan sayur. Karena siangnya saya kecolongan makan cabe, akhirnya sore hari saat makan malam saya perbanyak makan sayur tanpa garam aja biar perutnya enakan lagi.

Nah, untuk yang ingin mencoba program juice cleansing ini, saya punya beberapa tipsnya nih. Mudah-mudahan bisa membantu agar proses detox berjalan maksimal.

  1. Usahakan selama program detox berlangsung, kurangi aktivitas di luar rumah. Agar tidak terlalu capek dan juga gak ribet bawa-bawa jus ke sana ke mari. Paling penting lagi karena akan sering banget bolak balik ke kamar mandi sih untuk pipis atau pup (kayak saya). Pastinya akan lebih nyaman kalo di rumah sendiri kan.
  2. Perbanyak minum air putih. Supaya gak kebawa males, saya menyiasatinya dengan bawa botol minum ke mana pun saya pergi. Ya ke kamar, ke ruang TV, ke dapur, dsb. Botolnya ukuran 1 liter dan dalam sehari saya bisa isi ulang 3-4x untuk saya minum.
  3. Habiskan semua jusnya, jangan sampai ada yang gak diminum. Karena setiap botol jus pastinya sudah dihitung takaran nutrisinya. Kalo ada yang gak minum, yang ada badan malah gak dapat asupan nutrisi yang pas. Khawatirnya malah jadi lemas.
  4. Awali hari dengan lemon + madu atau infused water. Agar proses detox berjalan maksimal.
  5. Ikutan program juice cleansing di catering sehat, karena nutrisinya akan lebih jelas dan sudah ditakar dengan baik sesuai kebutuhan tubuh. Program juice cleansing yang saya ikuti ini dari Greensmoothie Factory, sama kayak waktu saya ikutan diet mayo beberapa waktu lalu. FYI, ini bukan postingan berbayar ya, tapi karena saya puas banget sama hasilnya, jadi saya mau share juga pengalamannya di blog. Info lengkap mengenai paket juice cleansing ini bisa dicek di akun instagram @greensmoothiefactory ya. 🙂

Oke, itu aja sih yang mau saya share dari pengalaman saya menjalani detox dengan juice cleansing. Kalo ada pertanyaan, silahkan tinggalkan di komen atau bisa juga colek saya di Instagram @liamarta atau ngobrol-ngobrol via email di hello@liandamarta.com 🙂

Semoga bermanfaat! 🙂

 

Advertisements

25 thoughts on “Buang Racun dalam Tubuh dengan Juice Cleansing

    1. liandamarta.com Post author

      Hihihi, aku waktu hari pertama detox ini, mama bikin mie ayam trus bikin risoles mayo dan salad buah. Ya Allah aku setengah mati nahan diri untuk gak nyicip mba hahaha. Alhamdulillah berhasil sih. :))

      Like

      Reply
  1. neng fey

    itu jus yang warna putih itu apa li?

    detox itu agak bikin was2 ya, soalnya segala diare, flu atau apa, seperti malah tambah drop, tapi sebenernya tubuh lagi ngeluarin racun ya

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Yang warna putih itu sari almond dan kurma mba. Iya bener, selama detox aku kayak tiba-tiba flu, demam, dan diare berkali-kali. Semacam makin ngedrop padahal racun-racun dalam tubuh lagi dikeluarin semuanya. Jadi menurutku kalo lagi detox gini emang harus banyak istirahat sih, biar prosesnya cepat. Kayak aku kalo udah mulai demam aku bawa tidur, pas bangun biasanya udah seger lagi.

      Like

      Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Kalo ada catering sehat juga di sekitaran rumah mba Yanti, cobain aja mba. Aku pengen dirutinkan sih setiap bulan. Tapi kalo ambil paket catering terus bisa-bisa tekor hihihi. Terima kasih ya mbaaa 🙂

      Like

      Reply
  2. fernanindhita

    Aku jg smpt tuh ikut catering sehat di green smoothies, tertarik sama detox nya jg tp gagal mlulu mau ikutan. Ntr mau aah ikutan. Biar seger

    Like

    Reply
  3. cK

    Biasanya untuk detox aku makan buah aja selama 3 hari. Berat badan turun dan badan berasa lebih segar. Oh iya setelah aku GM diet, perutku jadi bisa makan pedes-pedes sekarang, padahal dulu gak kuat. xD

    Like

    Reply
  4. Pingback: #RayuanCutCarbo untuk Keluarga ‘Besar’ | liandamarta.com

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s