Liburan Singkat ke Bangkok

Minggu lalu, saya dan sahabat saya pergi liburan bersama ke Bangkok. Tujuan utama ke sana pasti udah ketebak dong ya? Apalagi kalo udah baca tulisan saya tentang bucket list saya dan Abang ini.

Ini adalah pengalaman pertama saya mengunjungi Bangkok. Pastinya saya punya banyak tempat yang ingin dikunjungi di kota ini. Tapi namanya juga pergi sama rombongan kan ya, jadi harus berbesar hati kalo ada itinerary yang gak terwujud. πŸ™‚

Perjalanan dimulai hari Rabu (5/4) siang menuju Singapore. Kami memutuskan untuk berangkat lewat pelabuhan Harbour Bay Batam dengan Horizon Fast Ferry. Harga tiket Horizon Rp360.000 PP sudah termasuk tax. Di Singapore kami menginap di condonya adik sahabat saya ini. Kebetulan lokasinya dekat sekali dengan Changi, jadi keesokan paginya kami tinggal meluncur ke Changi dengan menggunakan Uber.

Meskipun sudah beberapa kali mengunjungi Singapura, tapi ini adalah kali pertama bagi saya menginjakkan kaki di Changi Airport. Udah banyak baca review kalo bandara internasional yang satu ini punya banyak tempat menarik yang wajib untuk dikunjungi. Salah satu yang menjadi incaran kami saat itu adalah Sun Flower Garden.

Sempat muterin Changi untuk mencari si Sun Flower Garden, akhirnya kami pun menyerah dan cuma lihat-lihat bentar ke Butterfly Garden dan Koi Pond.

Butterfly Garden Changi Airport

Makanan kupu-kupu di Butterfly Garden Changi Airport


Koi Pond Changi Airport

Koi Garden Changi Airport

Penerbangan kami pagi itu menggunakan maskapai Jet Star. Dapat tiket dengan harga lumayan murah, Singapore-Bangkok 400ribu tanpa bagasi. Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam 25 menit. Sekitar jam 12 siang kami sampai di Suvarnabhumi Airport Bangkok.

Saya sering banget lihat Suvarnabhumi Airport ini yang juga gede banget ya. Tapi masih kalah mewah dari Changi sih (ya iyalah). Sekilas si Suvarnabhumi Airport ini mirip Terminal 3 Soekarno Hatta deh modelnya.

Di trip kali ini, saya bersyukur banget karena bisa merasakan langsung dua bandara di Bangkok. Datang lewat Suvarnabhumi, pulang lewat Don Mueang. Nanti saya share lebih lengkap deh tentang kedua bandara ini.

Suvarnabhumi Airport

Suvarnabhumi Airport

Itinerary kami di hari pertama adalah mengunjungi Chocolate Ville dan dilanjutkan dengan menghabiskan malam di Khao San Road. Tapi itinerary berubah karena satu dan lain hal. Akhirnya kami hanya berkeliling Siam Paragon, melihat koleksi Naraya (tas kain terkenal di Bangkok), mengantri penukaran tiket Coldplay, dan ditutup dengan kulineran di Thailand Cultural Night Market di Ratchada.

Hari kedua sudah jelas dihabiskan untuk babang Chris Martin hahaha. Mana venue agak jauh dari perkotaan, jadilah agenda kami di hari itu hanya untuk Coldplay.

Hari ketiga langsung kalap. Semuanya dikejar. Mulai dari belanja di Chatucak Weekend Market, mengunjungi Wat Pho Temple, dan ditutup dengan menikmati suasana malam di Asiantique.

Chatuchak Weekend Market

Chatuchak Weekend Market

Nanti deh saya share cerita detailnya di blogpost terpisah ya. Anggap aja ini blogpost pembuka dan siap-siap beberapa hari ke depan blog ini akan dipenuhi dengan cerita-cerita tentang Bangkok hahaha.

Anyway, menurut saya, salah satu hal yang bikin waktu kami banyak terbuang selain yang berhubungan dengan Coldplay adalah karena lokasi menginap kami berpindah-pindah. Jadi udah pasti setiap pagi harus check out dari satu hotel trus pindah ke hotel lain, yang mana lokasinya lumayan jauh. Ke mana-mana naik Uber dan kena macet. Ternyata Bangkok sama seperti Jakarta ya, trafficnya gak nahan cin!

Tapi kalo dipikir-pikir kayaknya lokasi wisata di Bangkok memang nyebar banget ya. Gak numpuk di satu lokasi. Ya gak sih? Seperti misalnya area temple itu lokasinya lumayan jauh juga dengan the famous Chatuchak. Trus kayak si Chocolate Ville juga jauh sekali dari perkotaan. Plus karena kalo naksi ke mana-mana macet, jadilah banyak spending time di jalanan.

Entahlah, mungkin juga karena ini kali pertama saya ke Bangkok, jadi masih dalam rangka meraba-raba kotanya kali ya. Tapi asli sih kemarin gak puas banget ke sana. Masih ingin pergi lagi. Terutama gak puas belanjanya. Ya Allah saya baru tau kalo ternyata Bangkok itu surga belanja banget yaaaaa.. Barang-barang di Chatuchak itu menggemaskan sekali. Mana harganya murah pula. Saya nyesel cuma bawa Baht sedikit hahahaha.

Yah meskipun banyak tempat yang belum sempat dikunjungi dan banyak drama sepanjang perjalanan, tapi saya happy sih. Karena alhamdulillah salah satu bucket list saya dan Abang berhasil diwujudkan. πŸ™‚

Perjalanan ini juga jadi perjalanan jauh pertama saya pasca kepergian Abang. Trus rasanya sepanjang jalan saya keinget Abang terus. Apalagi trip kali ini jadi trip sentimental banget karena berkaitan dengan bucket list kami berdua.

Saya mengamini kata-kata penulis favorite saya ini:

Traveling is the way to discover who you miss the most.

Dan tentu saja yang paling saya rindukan dari perjalanan ini adalah: Abang, my all time favorite travel-mate. πŸ™‚

Changi Airport

Okay, nanti di blogpost berikutnya saya cerita-cerita detail tentang Bangkok ya. Kalo ada yang punya pengalaman seru di Bangkok atau rekomendasi tempat yang wajib dikunjungi di Bangkok, boleh banget lho share di kolom komentar. πŸ™‚

Advertisements

51 thoughts on “Liburan Singkat ke Bangkok

  1. denaldd

    Lia, aku kalau ingat Coldplay selalu ingat kalian berdua. Dulu kamu pernah komen di blog ttg keinginan kalian nonton Coldplay di Belanda tapi sayang pas bulan puasa. Bersyukur sekarang sudah nonton ya Lia. Suami kamu pasti senang sekali lihat kamu bisa mewujudkan salah satu keinginan kalian.

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Ah iya mbaaa, emang udah dari dulu beliau pengen banget bisa nonton Coldplay. Alhamdulillah bisa aku wujudkan ya mbaaa, karena aku merasa punya utang ngejanjiin kalo soal konser Coldplay ini. πŸ™‚

      Like

      Reply
  2. veronica5277

    Aku juga pernah mampir Bangkok, dah lamaaaa… judulnya mau ke Tokyo dapat promo dari Thai Airline… syaratnya kudu nginep semalam tapi lumayan banget harganya, waktu itu cuma sempat di Malioboronya Bangkok doang si, orang cuma semalam

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Malioboronya Bangkok itu maksudnya di mana mbaaa? Bangkok ini ya kayaknya banyak banget yang bisa dieksplor, apalagi kuliner dan wisata belanjanya. Aku 4 hari 3 malam aja masih berasa gak puas hahaha

      Like

      Reply
  3. Pingback: Mellow Fellow Hostel, Hostel Murah dan Nyaman di Bangkok | liandamarta.com

  4. Pingback: Transportasi di Bangkok | liandamarta.com

  5. Pingback: Ketika Nama di Tiket Pesawat Berbeda dengan Nama di Paspor | liandamarta.com

  6. Pingback: Tentang Hobi Berdagang | liandamarta.com

  7. Pingback: Ketika Berhasil Melawan Diri Sendiri | liandamarta.com

  8. Pingback: Ratchada Night Market, Bangkok | liandamarta.com

  9. Pingback: Ratchada Night Market, Bangkok | liandamarta.com

  10. Pingback: Mencicipi Beragam Kuliner Bangkok | liandamarta.com

  11. Pingback: Menikmati Malam di Asiatique Bangkok | liandamarta.com

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s