Rekomendasi SIM Card di Singapore, Malaysia, dan Thailand

Sebagai seorang netizen budiman yang senang upload ini itu di media sosial, internet wajib banget aktif kapan pun dan di mana pun. Termasuk ketika berlibur ke luar negeri. Tapi, lebih hemat yang mana ya? Mengaktifkan paket roaming atau beli sim card lokal?Β 

Setiap kali mengunjungi Singapore dan Malaysia, atau ketika berlibur ke Bangkok, saya lebih sering membeli sim card lokal. Sejauh ini sih, sepertinya untuk di 3 negara itu masih lebih murah beli sim card lokal daripada mengaktifkan paket roaming. Terutama di Malaysia dan Thailand. Harga sim card dan paket data di kedua negara itu murah sekali. Ku sungguh cinta, karena bisa internetan sepuasnya. ❀

Provider apa yang biasanya saya pake ketika sedang berada di 3 negara itu? Belinya di mana? Berapa harganya? Semuanya akan saya share di tulisan ini ya. Semoga membantu bagi yang berencana liburan ke Singapore, Malaysia, atau Thailand. πŸ™‚

1. Singapore

Di Singapore, provider andalan saya adalah Singtel. Secara koneksi memang kencang banget deh provider yang satu ini. Tapi kalo dari segi harga, saya kurang tau juga lebih mahal atau lebih murah, karena belum pernah membandingkan dengan provider lain.

Saya biasanya beli sim card Singtel di Harbour Front. Begitu keluar imigrasi dan custom check, akan langsung kelihatan tokonya, persis di sebelah The Cocoa Trees.

Singtel menjual simcard khusus turis. Harganya sekitar 15 SGD dengan kuota sebesar 100 GB (seingat saya, ini total kuota deh, monmaap lupa detailnya) dan masa berlaku selama 7 hari.

Berhubung selama tinggal di Batam saya hampir setiap minggu pergi ke Singapore, jadinya saya beli simcard yang biasa. Harganya 12 SGD udah termasuk paket data 1 GB. Masa berlaku kartu 1 bulan.

Kalo pulsa habis, tinggal top up 10 SGD untuk paket data sebesar 1 GB atau 20 SGD untuk paket data sebesar 3 GB dengan masa berlaku paket data selama 1 bulan. Masa berlaku kartunya sendiri akan otomatis diperpanjang menjadi 90 hari terhitung dari tanggal terakhir top up.

2. Malaysia

Setiap kali ke Malaysia, saya selalu mengandalkan provider Hotlink untukΒ online. Sinyalnya kuat, kencang, dan stabil sekali. Ini terbukti juga ketika saya melakukan perjalanan antar kota, dari Melaka ke Kuala Lumpur beberapa tahun lalu.

Harga sim card dan paket data di Malaysia juga terbilang murah. Tapi, harganya sangat bervariasi, tergantung kita beli sim cardnya di mana.

Kalo lagi ke Johor Bahru via Singapore, saya biasanya beli sim card di JB Sentral. Harganya sekitar 20 RM udah termasuk paket data 1 GB.

Ketika liburan ke Melaka, saya beli sim card di terminal bus Melaka seharga 25.60 RM dengan paket data 800 MB.

Saat jalan-jalan ke Penang beberapa bulan lalu, saya beli sim card di bandara Penang seharga 26 RM dengan paket data 1 GB.

Dan yang terakhir ketika ke Kuala Lumpur di liburan akhir tahun kemarin, adik-adik saya awalnya mau beli sim card di KLIA2. Tapi pas dicek, hanya ada sim card yang untuk turis dan harganya 45 RM. Karena terlalu mahal, akhirnya mereka beli sim card di chow kit station, seharga 20 RM udah dapat paket data 300 MB + pulsa 15 RM.

Saya sendiri karena masih punya sim card dari Penang kemarin, jadi hanya top up pulsa aja sebesar 10 RM. Lalu aktifkan paket data 5 GB untuk 3 hari sebesar 6 RM. Kalo gak cukup, tinggal aktifkan lagi aja paket data yang 2 GB per hari sebesar 3 RM. Oh ya, saya mengaktifkan paket datanya pake aplikasi Hotlink. Jadi suka ada promo paket data murah seperti yang 5 GB seharga 6 RM itu. πŸ˜€

Oh ya, sim card Hotlink ini berlaku selama 60 hari, terhitung dari hari terakhir top up.

3. Thailand

Ada cerita menarik ketika saya jalan-jalan ke Bangkok di April 2017 lalu. Saya beli sim card berhadiah handphone! SERIUS LHO INI. πŸ˜†

Jadi awalnya, ketika sampai di bandara Suvarnabhumi, saya dengan impulsifnya langsung beli sim card di toko pertama yang ditemui. Harganya mayan mahal, sekitar 200 baht kalo gak salah.

Ketika keluar ke area kedatangan, ternyata ada banyak counter provider lainnya. Salah satu yang rame dikunjungi adalah counter True. Saya lihat sekilas, tampaknya harganya lebih murah. Tapi karena udah kepalang beli sim card lain, jadi ya udahlah saya lewatin aja itu si counter True.

Baru setengah hari berlalu, saya udah stress banget sama koneksi si provider yang saya beli ini. BUTUT banget sob! Sebutut itu sampai buka Instagram pun dia lama. 😦

Di hari itu juga, ketika lagi berada di Platinum Mall, saya melihat ada gerai True di sana. Tanpa pikir panjang, saya pun memutuskan beli sim card baru aja. Daripada stress karena gak terhubung dengan dunia luar kan. Dan ku butuh internat demi bisa tetap eksis di dunia maya. πŸ˜†

Saya beli sim card True ini seharga 100 atau 200 baht ya, lupa euy. Yang pasti koneksi seketika langsung lancar jaya. Dan setelah dihitung-hitung, harganya juga JAUH LEBIH MURAH daripada sim card yang pertama kali saya beli itu. Pesan moralnya, jangan gegabah ketika mau beli sim card di negara tujuan, mending bersabar biar dapat yang lebih bagus dan worth it.

Setelah sim card terpasang dengan sempurna di handphone saya dan transaksi jual beli telah selesai dilaksanakan, saya pun bergegas mau pergi. Tiba-tiba petugas yang melayani saya bilang gini “i have something for you“. Saya pikir mau dikasih souvenir atau merchandise gitu kan ya.

TERNYATA SAYA DIKASIH HAPE GENGS! πŸ˜†

Handphone True

Handphone biasa sih ini. Tapi ada TV nya lho hahahaha.

Fun facts : sejak pertama kali dapat handphone ini sampai ketika tulisan ini dibuat, saya belum pernah sama sekali mengaktifkan handphone. Curiga isinya bahasa Thailand semua nih. Tapi ntar deh kalo pulang ke Batam saya coba aktifkan ya. Kan mayan ya kalo bisa dipake juga di Indonesia.

***

So far hanya ini cerita yang bisa saya bagi saat ini. Karena saya memang belum pernah ke negara lain selain 3 negara yang saya share di atas. Nanti deh kalo ada kesempatan mengunjungi negara-negara lainnya, saya tulis juga ya pengalaman mengenai sim card atau paket dataΒ roaming di sana.

Anyway, kalo kalian perhatikan, semua sim card yang saya beli di Singapore, Malaysia, dan Thailand ini sama-sama provider merah lho. Entah memang ketiga provider ini menggunakan jalur koneksi yang sama dengan si merah di Indonesia atau tidak, tapi harus saya akui bahwa ketiga provider ini memang JUARAK banget koneksinya. Super kencang dan stabil. ❀

Kalian ada yang punya rekomendasi sim card lain gak selain yang saya share di tulisan ini? Atau ada yang mau berbagi cerita tentang pengalaman membeli sim card dan mengaktifkan paket data roaming di Singapore, Malaysia, Thailand, atau negara lain? Share dong gengs di comment!

Advertisements

4 thoughts on “Rekomendasi SIM Card di Singapore, Malaysia, dan Thailand

  1. Rio

    saya pernah beli sim card buat turis di krabi international airport.. 100 baht buat 7 hari, unlimited.. mantab bener speed & sinyalnya πŸ™ˆ

    Like

    Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s