#NgobrolinPekanbaru Eps. 6 : Oleh-Oleh Khas Pekanbaru

Memasuki minggu keenam dari rubrik ini, saya dan Mutia akan membahas mengenai oleh-oleh khas kota Pekanbaru. Tapi sebelumnya, silahkan lho kalo mau intip episode-episode sebelumnya. πŸ™‚

Eps. 1 : Tentang Pekanbaru
Eps. 2 : Beragam Cara untuk Datang ke Pekanbaru
Eps. 3 : Sarapan Apa di Pekanbaru?
Eps. 4 : Komunitas Seru di Pekanbaru
Eps. 5 : Transportasi Publik di Pekanbaru

Nah, kalo bicara oleh-oleh, kira-kira apa ya oleh-oleh yang khas dari kota ini?

Saat dulu masih kuliah di Bandung dan kerja di Jakarta, saya cukup sering bolak balik ke Pekanbaru. Entah itu untuk libur kuliah atau karena pekerjaan. Setiap kali abis dari Pekanbaru dan balik ke Bandung/Jakarta, pastinya saya selalu membawa oleh-oleh yang khas dari kota ini dong ya.

Baca tulisan Mutia di sini:
Ini Dia 5 Oleh-Oleh Unik dari Pekanbaru

Dan ini dia beberapa oleh-oleh yang sering saya bawa saat pulang kembali ke kota rantauan.

1. Lempuk Durian

Lempuk durian ini selalu saya bawa saat dulu pulang ke Bandung seusai liburan semester di Pekanbaru. Pertama kali bawa ini karena lumayan tahan lama dan menurut saya unik. Trus teman-teman saya pada suka durian, jadi saya pikir mereka juga bakal suka dengan lempuk durian ini.

Lempuk ini bentuknya hampir sama dengan dodol. Tapi beda di tekstur sih sepertinya. Jangan tanya pada saya seperti apa rasanya. Karena saya gak suka durian, jadi sudah pasti gak suka juga dengan lempuk ini. πŸ˜€

Selain lempuk, biasanya saya juga suka bawa dodol durian. Nah, setelah saya perkenalkan dodol dan lempuk durian ini kepada teman-teman kuliah saya yang mostly suka durian, mereka ternyata gak begitu suka dengan dodol dan lempuk ini. Karena menurut mereka rasa asli duriannya jadi hilang. Sebagian ada juga sih yang suka dan tetep aja oleh-oleh bawaan saya habis dimakan sama mereka. Hmm balik lagi ke selera sih ya. πŸ™‚

Lempuk dan dodol durian ini bisa dibeli di Pasar Bawah dan di berbagai toko oleh-oleh yang ada di sepanjang jalan Sudirman, Pekanbaru.

2. Bolu Kemojo

dsc03257

Bolu kemojo, juga menjadi salah satu oleh-oleh khas yang belakangan sering saya bawa saat berpergian ke luar kota untuk dibagikan ke teman-teman saya. Beberapa kali jika ada teman yang datang ke Pekanbaru pun, selalu saya rekomendasikan untuk membawa oleh-oleh ini.

Bolu kemojo ini adalah kue yang terbuat dari santan, pandan, terigu, telur, dan mentega. Dibuat dengan menggunakan loyang kuningan. Bentuknya menyerupai bunga. Mama saya lumayan sering bikin bolu kemojo di rumah karena biasanya ada pesanan dari teman-temannya atau mau dikirim ke saudara yang ada di luar kota. Dan setiap kali Mama bikin bolu kemojo ini di rumah, duh aroma pandannya semerbak sekali. Wangiiii banget. πŸ™‚

Bolu kemojo paling oke jika dimakan saat panas-panas. Tekstur pinggir bolunya itu akan renyah dan ada rasa gurih dari menteganya. Bolu ini bisa disimpan di dalam kulkas. Jika ingin dimakan, tinggal dimasukkan ke dalam microwave.

Di mana belinya? Kalo saya sih hampir gak pernah beli di luar. Karena bolu kemojo yang beredar di berbagai toko oleh-oleh itu rasanya jauh berbeda dari rasa bolu kemojo yang asli. Udah kebanyakan tepung dan gula. Dan biasanya mereka tidak memakai pandan, tetapi menggunakan pewarna makanan.

Saya sih biasanya selalu dibikinin Mama. Kadang Mama juga terima pesanan bolu kemojo kok. Kalo mau coba, bisa kontak via saya dulu aja yah. *sekalian promo* πŸ˜‰

3. BahanΒ Kain

DSC07845

Yes, bahan kain ini juga selalu jadi andalan untuk pilihan oleh-oleh bagi orang yang berkunjung ke Pekanbaru. Bahan kain untuk apa? Biasanya sih untuk dibuat baju kurung khas Melayu. Tapi kalo mau dibuat model lainnya juga bisa sih, disesuaikan aja dengan bahannya.

Bahan kain iniΒ biasanya dijual per stel. Harganya bervariasi mulai dari 75rb sampai yang paling mahal. Tergantung kualitas kainnya.

Saya pernah membelikan bahan kain ini untuk titipan seorang teman, karena sebelumnya saat ia berkunjung ke Pekanbaru, ia belum puas berbelanja bahan kain di Pekanbaru hihihi. Motifnya juga banyak yang bagus kok, tinggal pilih aja yang sesuai selera.

Bahan kain ini bisa ditemui salah satunya di Pasar Bawah Pekanbaru. πŸ™‚

4.Β Cokelat Impor

Karena letak geografis Pekanbaru dan Malaysia yang cukup dekat, jadi jangan heran kalo di Pekanbaru banyak sekali pilihan cokelat-cokelat impor dari Malaysia. Harganya bisa jauh lebih murah daripada yang biasa ditemukan di supermarket besar seperti di Jakarta atau Bandung gitu lho.

Nah, karena itulah kadang cokelat impor ini juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh untuk dibawa saat kembali ke kota rantauan. Seperti suami saya nih, dulu beliau sering banget bawain cokelat-cokelat ini untuk teman-teman kuliahnya. Mulai dari cokelat batangan lah sampai cokelat sachetan seperti cadburry dan Milo juga sering ia bawa sebagai oleh-oleh.

Anyway, lagi-lagi kalo mau beli cokelat impor ini dengan harga yang jauh lebih terjangkau, silahkan melipir ke Pasar Bawah Pekanbaru ya. πŸ™‚

5.Β Bolu Gulung

Bolu gulung ini juga jadi salah satu yang sering saya bawa sebagai oleh-oleh. Salah satu yang terkenal di Pekanbaru adalah Bolu Khadijah. Rasanya bervariasi, mulai dari rasa cokelat, keju, mocha, pandan, sampai rasa nenas.

Sekilas sih mirip dengan bolu meranti yang tersohor di Medan ya. Tapi Bolu Khadijah ini rasanya juga gak kalah enak lho. Dan setiap kali saya bawa oleh-oleh ini ke luar kota, pastinya selalu jadi rebutan karena memang enak banget.

Bolu Khadijah ini bisa didapat di outletnya di Jln. Sudirman Pekanbaru (samping Hotel Furaya).

***

Nah,Β bagi yangΒ berencana ke Pekanbaru dan bingung mau bawa oleh-oleh apa, bisa lihat dari list yang saya share di atas ya untuk referensi. πŸ™‚

Anyway, ada yang udah pernah dapat oleh-oleh dari Pekanbaru? Share dong pernah dapat oleh-oleh apa aja dan bagaimana rasanya?

Kalo ada yang mau nambahin list oleh-olehnya, silahkan lho ya. Yang saya tulis di atas adalah yang sering saya bawa. Jadi silahkan ditambahkan jika ada opsi lain yang bisa dipilih sebagai oleh-oleh dari Pekanbaru. πŸ™‚

Advertisements

24 thoughts on “#NgobrolinPekanbaru Eps. 6 : Oleh-Oleh Khas Pekanbaru

  1. Pingback: #NgobrolinPekanbaru Eps. 7 : Tempat Nongkrong Hits di Pekanbaru | liandamarta.com

  2. Pingback: #NgobrolinPekanbaru Eps. 8 : Suka Duka Jadi Warga Pekanbaru | liandamarta.com

  3. Pingback: #NgobrolinPekanbaru Eps. 9 : Public Area untuk Keluarga di Pekanbaru | liandamarta.com

  4. Pingback: #NgobrolinPekanbaru Eps. 10 : Tentang Blogger di Pekanbaru | liandamarta.com

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s