Category Archives: Travel Journal

Pengalaman Menginap di Citin Seacare Pudu Hotel Kuala Lumpur

Setiap kali mau liburan dan menginap di luar negeri, saya pasti butuh waktu lama untuk hunting penginapan yang oke. Mulai dari cek harga di berbagai travel agent seperti Agoda dan Traveloka, cek review di blog-blog pribadi dan TripAdvisor, hingga cek lokasi penginapan di Google Maps dan mencocokkannya dengan itinerary. Lokasi penginapan yang dekat dengan transportasi umum pastinya jadi prioritas utama. Agar memudahkan mobilisasi selama liburan.

Hasil dari proses pencarian ini bisa aja memuaskan, tapi bisa juga tidak. Seperti waktu liburan di Singapore, niat cari hotel murah meriah akhirnya berhasil terwujud setelah survey sana sini dan menemukan private room di Coziee Lodge yang cocok untuk couple.

Nah, saat liburan ke Kuala Lumpur beberapa waktu lalu, saya kembali berkutat dengan segala macam informasi di internet terkait hotel murah meriah di sana. Budget saya sih sekitar 500-600 ribu untuk 2 malam. Kira-kira hotel seperti apa yang berhasil saya dapatkan? 😉 Continue reading

Makan Apa di Melaka?

Setelah puas jalan-jalan dan popotoan di kawasan Bangunan Merah Melaka, enaknya cari tempat ngadem sambil makan siang. Perut pasti udah demo banget minta makan. Apalagi kalo jalan-jalannya di jam-jam rawan lapar.

Seperti yang saya alami saat liburan kemarin.

Muterin kawasan Bangunan Merah cuma dengan bermodalkan perut yang diisi sama sarapan pagi di Insta Hotel dan roti yang dibeli di Terminal Larkin. Eh, itu mah banyak ya? Tapi tetep aja sih, pas jalan-jalannya perut keroncongan. Mana matahari lagi bersinar dengan teriknya. Jadi cacing di dalam perut makin heboh demo minta makan.

Awalnya sempat bingung mau makan di mana. Agak kurang survey emang saat memutuskan singgah ke Melaka ini. Jadi gak paham deh apa yang worth to try di Melaka. Saya cuma tau bahwa salah satu spot kuliner terkenal di Melaka adalah Jonker street. Tapi gak tau pasti, ada makanan apa aja di sana? Continue reading

Menginap Semalam di Insta Hotel Johor Bahru

Berlibur di saat libur panjang memiliki resiko tidak semua itinerary dapat kita jalani. Seperti misalnya saat saya bersama keluarga berlibur ke negeri tetangga beberapa waktu lalu. Rencana semula, kami berangkat dari Batam ke Singapore, dan langsung menuju Johor Bahru untuk melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur menggunakan sleeper train. Tapi seperti yang saya ceritakan di sini, rencana tersebut kacau balau. Kami kehabisan tiket sleeper train dan tidak terkejar untuk last bus dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur.

Alhasil, kami harus menentukan alternatif lain. Yang pada akhirnya, kami putuskan untuk menginap dulu semalam di Johor Bahru sebelum keesokan harinya mengunjungi kawasan bangunan merah di Melaka dan melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dengan menggunakan bus dari sana.

Malam itu, saat saya dan Abang bertemu dengan rombongan tante saya di JB Sentral, jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.  Kami semua udah lelah banget. Badan rasanya remuk redam. Akhirnya kami jalan keluar JB Sentral untuk mencari penginapan di sekitar sana dan akhirnya kami menemukan hotel yang satu ini.

Continue reading