Pengalaman Bersepeda di Singapura dengan Mobike

Setiap kali berkunjung ke Singapura, saya udah pasti mengandalkan public transportation-nya jika ingin wara wiri ke sana ke mari. Udah jelas lebih murah lah kalo naik bus/MRT, daripada naik taksi. Tapi konsekuensinya, harus siap jalan kaki. Karena kadang untuk mencapai satu halte/station, jaraknya lumayan jauh juga.

Nah belakangan saya sering lihat ada banyak sepeda yang terparkir di pinggir jalan. Modelnya bervariasi, tapi cara penggunaannya sepertinya sama saja.

Yang paling sering saya lihat adalah si Mobike ini. Kayanya ini salah satu yang paling heits dan paling banyak digunakan deh di Singapura.

Saya penasaran ingin mencoba Mobike. Karena lumayan kan ya kalo bisa dipake. Daripada harus jalan kaki berkilo-kilo meter. Mending juga sambil sepedaan.

FYI, saya aslinya gak gitu mahir main sepeda. Dulu malah gak bisa sama sekali sampai akhirnya gak berani nyentuh sepeda. Entah ada keajaiban apa, waktu pertama kali main ke Ocarina sama Abang dan sepupu-sepupu, saya ikutan sewa sepeda trus main deh. Eh, bisa! Ya meski masih meleng ke kanan meleng ke kiri. Tapi mayan lah kan. :)))

Oke, balik ke pembahasan Mobike.

Jadi minggu lalu saya dan teman-teman lagi liburan bareng di Singapore. Saat itu kami lagi berada di daerah Queensway, karena salah seorang teman saya mau beli topi untuk suaminya. Tokonya ada di dalam Queensway Shopping Centre.

Kami sampai di sana sekitar jam 11 waktu setempat. Kirain kan udah buka ya. Ternyata si tokonya baru buka jam 1 hahaha. Karena nanggung banget kalo harus pergi ke mana dulu, kami pun memutuskan mencoba bersepeda di Singapore.

DSC07508

Kebetulan di sekitaran Queensway Shopping Centre ini ada beberapa sepeda yang lagi parkir. Selain Mobike, ada juga yang namanya Obike, Ovoo, dll. Saya sebelumnya udah install Mobike dan Obike. Jadi sebenarnya tinggal pilih mau pake yang mana. Karena yang lebih banyak (dan lebih bagus) itu sepedanya Mobike, jadi saya memutuskan pake si Mobike aja.

Yes, untuk mencoba sepeda ini, hal pertama yang harus dilakukan adalahΒ install aplikasi Mobike di smartphone. Silakan disearch aja aplikasinya di App Store atau Play Store. Saya udah install dari beberapa hari sebelumnya, tapi belum diregistrasi.

Karena saat itu saya sedang menggunakan simcard Singapore, jadi saya melakukan registrasi dengan menggunakan nomor Singapore. Registrasi dengan nomor Indonesia juga bisa kok, yang penting pastikan saja nomor yang kita gunakan itu aktif. Karena ada kode verifikasi yang dikirim via SMS saat proses registrasi ini berlangsung.

Jika sudah berhasil registrasi, di aplikasi Mobike kita akan muncul peta dengan GPS yang menandakan lokasi sepeda Mobike berada.

DSC07511

Semua sepeda yang terparkir berada dalam posisi terkunci. Jika kita ingin menggunakan sepedanya, kita harus membuka kuncinya terlebih dulu. Kelihatan kan di aplikasinya ada pilihan ‘unlock’?

Nah, hanya saja unlock gak bisa dilakukan jika kita gak punya deposit atau balance di dalam akun Mobike. Untuk user baru, kita bisa melakukan top up sebesar $5 yang berlaku selama 180 hari. Dengan melakukan top up ini, kita mendapat kesempatan menggunakan sepeda ini secara gratis selama 2 jam pertama.

Kelihatan di foto di atas kan, ada pilihan “$5, 180 days, 0 deposit“? Nah klik aja itu. Trus udah deh ikuti perintahnya untuk top up.

Metode pembayaran hanya dengan menggunakan credit card. Saya saat itu menggunakan credit card Mandiri. Dan tidak ada diminta kode authorization sih.

Anyway, saya sempat melakukan blunder nih waktu top up balance ini. Jadi, saya gak langsung klik pilihan yang muncul di maps itu. Saya malah klik yang lain-lain sampai akhirnya melakukan top up wallet senilai $5.

Nilainya sama-sama $5 sih ya. Tapi bedanya dengan yang pilihan di atas itu, saya jadi harus top up untuk depositnya lagi senilai $49.

Top Up Mobike

Si deposit yang $49 ini bisa direfund full. Saya tetap dapat free ride selama 2 jam, jadi si depositnya gak kepake sama sekali. Malam itu juga langsung saya refund depositnya.

Tapiii setelah saya cek di tagihan kartu kredit, ketika direfund nilai kursnya melemah hahaha. Tagihan pertama sekitar Rp507.728 (1 SGD = Rp10.361), nah begitu direfund full $49, yang kembali ke kartu kredit hanya sebesar Rp480.688 (1 SGD = Rp9.809). Ya hitungannya sama kayak kita jual beli dollar sih ya. Tapi kan tetep aja merasa rugi. :)))

Intinya:Β baca benar-benar petunjuknya. Make sure kalo yang kita top up itu udah include deposit, supaya gak perlu nambah top up deposit lagi. Kecuali kalo mau rutin dipake sih biarin aja depositnya ya. Kalo kayak saya yang cuma sesekali doang kan sayang banget diemin uang di account Mobike begini.

Mau dapet 5 free ride coupons?

Klik dan registrasi lewat link ini deh:

Mobike Lia Marta

Nah, kalo udah top up balance dan deposit (atau yang free deposit), kita tinggal cari sepeda nganggur berdasarkan maps di aplikasi Mobike ini. Trus unlock deh sepedanya!

Caranya:

  1. Klik ‘unlock’ di aplikasi
  2. Arahkan camera HP ke barcode yang ada di sepeda
  3. Scan barcode, dan tadaaaa.. sepeda udah bisa digunakan
  4. Aktifkan bluetooth selama pemakaian sepeda

Gampil banget, kan? πŸ˜‰

DSC07517

Scan barcode ini untuk meng-unlock sepedanya

DSC07519

Perhatikan bagian yang saya lingkari. Posisi di bawah seperti di foto artinya sepeda dalam keadaan terkunci. Setelah di-unlock, kunci akan terbuka, dan posisinya naik ke atas.

Sepeda ini bisa digunakan sampai sejauh apa pun. Selama masih dalam 2 jam pertama, berarti masih free. Kita tidak akan dikenakan charge apa pun.

Nah kalo jatah gratisannya udah habis, saya kurang paham juga nih perhitungan tarifnya gimana. Tapi kayaknya sih dihitung per durasi waktu ya.

Jika sudah selesai menggunakan si sepedanya, kita bisa mengecek parking area terdekat untuk mengembalikan sepeda yang telah kita gunakan.

Jangan lupa mengunci sepedanya ya. Karena kalo tidak nanti kita akan tetap tercatat sebagai penggunanya dan tentu saja akan dikenakan charge jika sudah melebihi batas free ridesnya.

Cara menguncinya juga gampang sih. Letakkan sepeda pada tempatnya, pilihΒ end trip, tunggu prosesnya, dan kemudian aplikasi akan kembali dalam keadaan terkunci. Setelah itu di layar aplikasi akan muncul summary dari perjalanan yang tadi telah kita lalui dengan sepeda tersebut.

Maps Mobike

Setiap selesai 1Β  trip, kita akan mendapatkan 1 credit. Jika kita melakukan pelanggaran, kita bisa kena penalti dalam bentuk pengurangan credit lho. Dan apabila jumlah credit kita kurang dari 80, kita harus membayar lebih mahal ketika menggunakan sepedanya.

Jadi make sure, kita tidak menyalahi aturan saat menggunakan sepeda ini ya. Penjelasan detail mengenai Mobike Credit ini bisa teman-teman baca sendiri di aplikasinya.

***

Well, bersepeda di Singapore ternyata menyenangkan sekali ya. Saya jadi ketagihan ingin sepedaan lagi di sana. Beberapa kawasan ada yang memiliki jalur khusus sepeda. Tapi ada juga yang tidak boleh dilalui sepeda. Jadi kita harus benar-benar perhatikan aturannya ya.

Gimana? Tertarik mencoba bersepeda dengan Mobike di Singapura?

Kalo ada yang mau cobain, nih saya kasih 5 free rides coupons. Caranya gampang! Teman-teman tinggal klik dan registrasi di Mobike melalui link di bawah ini:

Mobike Lia Marta

Selamat mencoba ya! 😊

Advertisements

15 thoughts on “Pengalaman Bersepeda di Singapura dengan Mobike

      1. Maya

        nah itu hahaha jadi tau kalo boleh top up SGD 5 dulu gara2 baca ini. Kalo tante ku mah bilangnya untuk pemakaian awal langsung mesti deposit SGD 50. Langusng ga jadi pake deh aku. Kalo bisa to up SGD 5 next aku coba πŸ™‚

        Like

        Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s