Tips Liburan di Sumatera Barat Saat Peak Season

Sumatera Barat (Sumbar) menjadi salah satu ‘tempat pelarian’ bagi warga Riau terutama di musim liburan. Keluarga saya sendiri cukup sering pergi berlibur ke Sumbar. Berhubung waktu yang cocok untuk pergi berlibur di antara semua anggota keluarga adalah di libur lebaran, libur akhir tahun, atau liburan sekolah, sudah tentu kami termasuk salah satu yang turut meramaikan jalanan Sumbar di kala peak season.

Tahun 2010, saya dan keluarga pernah terjebak macet yang sangat parah saat melakukan perjalanan dari Pekanbaru menuju Padang. Sampai-sampai kami harus berhenti beberapa kali dan tengah malam baru sampai di Bukittinggi. Mesin mobil udah panas banget sehingga kami memutuskan bermalam di Bukittinggi sebelum keesokan harinya melanjutkan perjalanan ke Padang. Tapi namanya juga Bukittinggi di saat peak season ya, udah jelas gak dapat penginapan.

Trus jadinya nginap di mana dong?

Di masjid! Hahahaha. Seriusan inih. Dulu ada satu masjid di Bukittinggi yang memang rame banget dengan wisatawan yang gak dapat penginapan. Di bagian atas masjid disediakan ruang untuk istirahat dengan alas karpet. Alhamdulillah banget deh itu, lumayan buat ngelurusin badan. πŸ™‚

Selain penginapan yang susah, jalan menuju tempat-tempat wisata ya udah jelas rame banget. Kalo gak bener nyusun itinerary dan milih rute yang sejalan, ya siap-siap aja abis waktu di jalan cuma untuk macet-macetan doang.

Jalanan yang paling rame dan paling merayap itu adalah dari Payakumbuh ke Bukittinggi, trus dari Bukittinggi menuju Padang yang melewati Padang Panjang juga rame banget. Salah satu yang rame juga adalah daerah Ombilin yang terkenal dengan Danau Singkaraknya. So far yang saya tau itu ya, soalnya karena udah pernah kejebak macet di kawasan-kawasan tersebut. πŸ˜€

Nah, berangkat dari pengalaman itu, sejak libur lebaran tahun lalu dan tahun ini, saya dan keluarga memutuskan untuk menghindari Bukittinggi agar tidak terjebak macet. Jadi rute kami dari Payakumbuh langsung ke Batusangkar lewat jalan pintas. Saya lupa ancer-ancer persisnya gimana. Tapi kalo dari arah Payakumbuh, sebelum masuk ke perbatasan Bukittinggi, belokannya ada di sebelah kiri. Ada petunjuk jalannya deh kalo gak salah.

Berikut itinerary yang bisa dicontek ya kalo berencana liburan ke Sumatera Barat di saat lebaran. Oh ya, bisa intip cerita saya di postingan ini dan ini juga biar lebih jelas. πŸ™‚

ITINERARY PEKANBARU –Β SUMATERA BARAT (3 HARI 2 MALAM)

Hari 1 : Pekanbaru – Payakumbuh – Batusangkar
Perjalanan Pekanbaru ke Sumatera Barat. Melewati Kelok Sembilan, bisa berhenti sebentar untuk foto-foto. Lalu lanjutkan perjalanan sampai ke Payakumbuh, cobain mampir ke Lembah Harau (jalan masuk agak padat merayap sih, tapi view Lembah Harau keren untuk foto-foto atau makan siang sambil piknik di sana). Setelah itu bisa kembali lanjutkan perjalanan ke Batusangkar lewat jalan pintas dan menginap semalam di Batusangkar. Info penginapan di Batusangkar bisa cek di postingan ini.

Lembah Harau

Lembah Harau

Hari 2 : Batusangkar – Ombilin – Solok
Mengunjungi Istana Baso Pagaruyung di Batusangkar (jangan lupa berfoto ala pengantin Minang). Setelah itu lanjutkan perjalanan ke Solok dan mampir makan siang di salah satu rumah makan yang ada di pinggir Danau Singkarak. Jangan terlalu lama berhenti saat makan siang, karena perjalanan dari Ombilin (Danau Singkarak) menuju Solok biasanya cukup ramai. Usahakan sampai di Solok sekitar jam 2 atau jam 3 siang dan lanjutkan perjalanan ke Danau Kembar (Danau Atas Bawah) yang memakan waktu 1 jam perjalanan dari pusat kota Solok. Usai dari Danau Kembar bisa menginap semalam di Solok.

Istana Baso Pagaruyung

Istana Baso Pagaruyung

Hari 3 : Solok – Padang – Pariaman – Bukittinggi – Pekanbaru
Pagi-pagi lanjutkan perjalanan ke Pariaman melewati kota Padang. Di Pariaman, kita bisa menikmati pemandangan pantai dan jika sampai di sana pagi hari, jangan lupa bersantap lontong gulai paku dan salalauak. Setelah itu lanjutkan perjalanan ke Bukittinggi, tapi ingat hindari Padang Panjang karena jalanan biasanya padat merayap. Dari Pariaman bisa lewat jalan pintas Malalak menuju lingkar luar Bukittinggi. Di Bukittinggi biasanya sudah ramai, namun jika beruntung mendapatkan parkir, lebih baik kelilingi kota Bukittinggi dengan berjalan kaki. Jika sempat, jangan lupa kunjungi Taman Wisata Panorama di Bukittinggi dan berfotolah di depan Jam Gadang sebelum pulang kembali ke Pekanbaru. πŸ™‚

Pantai Pauh, Pariaman

Pantai Pauh, Pariaman

Well, objek-objek wisata di atas mungkin tidak semuanya bisa dikunjungi sekaligus, karena saat musim lebaran, jalanan di beberapa kota di Sumatera Barat akan sulit terprediksi. Jika waktu berlibur lebih flexible, pastinya selama perjalanan akan lebih tenang karena tidak diburu waktu.

Nah berikut ini saya akan berikan beberapa tips selama berlibur di Sumatera Barat saat peak season berdasarkan pengalaman saya. Semoga bermanfaat ya πŸ™‚

  1. Agar bisa mengunjungi lebih banyak objek wisata, berangkatlah lebih pagi. Jangan terlalu lama saat berhenti beristirahat, makan siang atau berhenti di salah satu objek wisata. Gunakan waktu semaksimal mungkin.
  2. Siapkan banyak cemilan dan hiburan di mobil agar tidak bosan selama perjalanan, terutama saat terjebak kemacetan. πŸ™‚
  3. Pastikan bahan bakar mobil selalu terisi penuh, karena tidak semua daerah ada SPBU dan kalo pun ada, antriannya bisa panjang banget.
  4. Saat berhenti mengisi bahan bakar, sempatkan untuk buang air juga. Jadi di perjalanan gak terlalu sering berhenti karena akan menghabiskan waktu. πŸ˜‰
  5. Atur itinerary sebaik mungkin tapi tetap set ekspektasi di level paling rendah. Karena kita tidak akan tau apa yang terjadi selama perjalanan. Yang penting, nikmati setiap detik perjalanan yang ada, karena pasti ada cerita seru dan berkesan di dalamnya. πŸ™‚
  6. Always be safe! Beberapa pengemudi kadang suka tidak tau aturan, jadi kita kudu ekstra hati-hati ya. πŸ™‚

Mudah-mudahan informasinya bisa membantu ya. Jika butuh informasi penginapan, bisa intip cerita saya saat menginap di Batusangkar dan Solok ini. Jika butuh informasi lainnya, bisa tanyakan langsung via email. Dan kalo ada yang punya tambahan tips dan informasi, silahkan tambahkan di kolom comment yaaa.. πŸ™‚

 

Advertisements

26 thoughts on “Tips Liburan di Sumatera Barat Saat Peak Season

              1. sikiky

                Ngga ke duri lagi kayaknya sih :)) hahahhaah Tapi ke PKU masih mungkin banget, aku kan lahir di Rumbai!! Papa mah lahir dan besar di sana! Adek papaku masih di sana

                Like

              2. sikiky

                Eh belum lengkap itu komennya…sept insya allah ke PKU. Sepupu anak yang mau nikah…sama orang belanda pulak bakal dibawa kesana :)) makin ngga pernah ketemu aja gw ama dia nantinyaaa #malahcurhat

                Like

              3. sikiky

                Ya mudah mudahan yaaa! Terakhir business trip aja ke pangkalan kerinci 2013, ngga sempat mampir pekanbaru…udah lama juga ngga ke PKU

                Like

  1. riawani elyta

    Betul mak. Kemaren baru pulang dari sumbar, macet padat merayap nuju ke puncak lawang kira3 3 jam-an. Walhasil gak jadi ke puncak lawang krn udh sore, belok ke embun pagi…mayan bisa lihat view maninjau lake n shopping oleh2

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Pulau Pasumpahan itu memang keren banget mas πŸ™‚ Ada juga namanya Pulau Swarnadwipa. Wajib dikunjungi tuh kalo lagi jalan-jalan ke Sumbar. Saya sendiri belum pernah ke sana dan ingin banget ke sana πŸ˜€

      Like

      Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s