Suasana Imlek di Pekanbaru

DSC03999Bagi yang ingin merasakan suasana perayaan tahun baru cina di Pekanbaru, bisa melipir ke kawasan Pecinan atau China Town-nya Pekanbaru yang terletak di Jln. Karet (bisa masuk dari Jln. Prof. Moh. Yamin atau dari Jln. HOS Cokroaminoto) karena biasanya ada banyak sekali lampion-lampion cantik yang dipasang di sana. πŸ™‚

Malam minggu kemarin, saya dan Abang menyempatkan diri mampir ke pecinan karena ada acara Imlek Fair yang terdiri dari stand-stand kuliner dan tentu saja, pesta lampion. Ini kali pertama saya datang menikmati lampion-lampion cantik di kawasan Pecinan ini. Sayangnya saat saya dan Abang datang ke sana itu udah rada kemaleman (jam 10 malam), jadi pengunjung udah mulai sepi. Beberapa stand makanan pun udah ada yang mulai bersiap-siap untuk tutup, jadi gak banyak kuliner unik yang bisa saya temukan. Well, saya juga gak berniat icip-icip kulinernya sih, soalnya kan lagi program #menujulangsing2014 (lanjutan dari program #menujulangsing2013 yang gagal total πŸ˜† ). Tapi karena udah terlanjur ke sana ya udahlah yaa kita popotoan ajah. πŸ˜€

DSC03969Gerbang utama kawasan Pecinan, Pekanbaru

Ada apa aja sih di Pecinan ini? Sejak tanggal 24 Januari 2014 lalu sampai nanti tanggal 28 Januari 2014, mulai jam 7 malam sampai jam 10 malam, ada Imlek Fair dengan stand-stand kuliner dan barang-barang bernuansa cina yang akan memenuhi kawasan Pecinan ini. Stand makanannya kalo saya perhatikan sih ada lumayan banyak yah dan jenisnya beraneka ragam. Mulai dari stand makanan tradisional sampai stand makanan-makanan modern seperti L’Cheese Factory, Burger Gaboh, Klapperpie, Verina Risoles, dsb.

DSC03984 DSC03987Selain stand-stand makanan, ada pula stand lainnya yang menjual beraneka macam barang bernuansa Imlek. Ada stand baju, stand craft dan nail art, dsb. Sayangnya kemarin saya gak sempat ngeliat-liat produknya secara keseluruhan hehehe.

DSC03976 DSC03977Nah di tengah-tengah kawasan Pecinan ini, didirikan sebuah panggung yang berukuran lumayan besar. Katanya sih, setiap malam selama festival ini berlangsung, di panggung tersebut ada lomba karaoke gitu. Trus nanti siapa pun boleh nyanyi, dan bakalan dapat angpaunya loh. Saya juga suka diceritain sama Abang yang beberapa kali ngedatangin acara pernikahan teman kantornya yang chinese, katanya di acara pernikahan gitu juga suka ada tuh yang naik ke panggung trus nyanyi, trus dikasih saweran atau angpau gitu sama yang nonton. πŸ™‚

DSC03978 DSC03979Acara Imlek Fair ini baru pertama kali diadakan oleh PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa) Pekanbaru dan menjadi rangkaian acara perayaan Imlek tahun ini yang puncaknya jatuh di tanggal 30 Januari 2014 malam mendatang. Pekanbaru atau Riau secara keseluruhan, memang cukup banyak penduduknya yang keturunan Tionghoa. Makanya perayaan Imlek di sini bisa dibilang cukup mewah, di Pecinan atau Kampung Tionghoa ini salah satunya. Dalam rangka perayaan imlek tahun ini, di Kampung Tionghoa Melayu ini terpasang 1000 lampion loh! Banyak banget kan? πŸ˜‰

Selain di kawasan Pecinan, suasana Imlek juga terasa di mall-mall yang ada di Pekanbaru. Sebelum ke Pecinan, saya dan Abang sempat berkunjung ke salah satu mall yang ada di Pekanbaru karena lagi ada midnight sale dalam rangka perayaan Imlek. Berburu dong kita, mumpung banyak yang diskon kan hihihi. Abang lebih banyak lagi ngeborong ini itu. Kita berdua memang suka kalap kalo lagi diskon kayak gitu hahaha. Yang bikin serunya lagi, di mall tersebut setiap struk belanja di hari itu bisa ditukar dengan kupon doorprize dan 1 buah angpau yang ternyata hadiahnya adalah kaus android. Lumayan banget kan hehehe. Sayangnya kita berdua belum beruntung dalam ngedapetin doorprizenya. Jadi kemarin pengambilan doorprizenya dibagi ke 4 jam gitu, di jam 21.00, 22.00, 23.00 dan 24.00. Kita sih cuma nungguin di yang jam 21.00 aja, eh taunya gak dapat sama sekali huhu. Yang dapat hadiah 1 (HP Samsung) dan hadiah 2 (Nikon digital camera) di sesi itu ternyata orang yang sama dong. Hoki banget ya dia. πŸ™‚

Well, begitulah kurang lebih suasana perayaan Imlek di Pekanbaru. Kalo di kota kamu, ada cerita seru apa nih? πŸ™‚

Advertisements

38 thoughts on “Suasana Imlek di Pekanbaru

  1. mama-nya Kinan

    mbak sama disini di uban nuansa imlek juga..dimana mana hiasan nanas merah besar di gantung, lampion…pohon bunga apa itu merah..pohon delima di pitain yah..wah jadi pingin posting juga nuansa imlek disini..:)

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Di tg. uban kan lumayan banyak juga ya mbak penduduk dari etnis Tionghoa? Dulu jaman di Batam juga seinget saya perayaan imlek lumayan rame. Iya posting juga dong mbak nuansa imlek di sana kayak gimana πŸ˜‰

      Like

      Reply
  2. Lusi

    Kita udah didepannya tuh tapi parkir udah jauh banget, anak2 nggak mau jalan kaki kejauhan. Nggak hobi jalan kayak emaknya siiiih. Sampai tgl 28 ya, waaah lagi sibuk try out pula mereka. Pengin lihat2 aja sih tapi pengin banget heheheeee

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iya sampai tanggal 28 mak kalo Imlek Fairnya. Cakep loh mak buat foto2 trus banyak jajanannya yang enak2 hehe. Memang parkir agak susah sih soalnya rame banget, apalagi malam minggu kemarin, superrr rame. πŸ˜€

      Like

      Reply
  3. danirachmat

    seru banget Li lihatnya. Tahu gak apa yang ada di kepalaku? Suasananya enak banget dipake pacaran. Hahaha. Jalan-jalan berdua sama pacar ato istri ato suami pasti seru ituh. Banyak yang bisa dicoba dan dikomentarin..

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hahaha tapi bener tuh mas Dani, banyak juga abege2 yang pacirun, trus pasutri yang udah berumur juga banyak yang kesini. Lihat2 stand kuliner, icip2, dan nontonin festival karaoke orang2 tionghoa di situ πŸ™‚

      Like

      Reply
  4. Eka Azzahra

    Aku beberapa kali ngelewatin jalan Karet bareng temenku, dari kejauhan lampionnya cantik sekali. Sayang nggak pernah diniatin untuk sekedar melipir kesitu. banyak juga ya stand yang mejeng. Jadi tertarik untuk nyobain nail art-nya πŸ™‚

    Like

    Reply
  5. nyapurnama

    whoaaaa.. seribu lampion, pantesan aja keliatan nya cantik.. soalnya penataannya padat gitu..
    udah rame imlek aja disana ya mbak.. di Bandung kayaknya cuma di mall-mall aja.. baru pas Hari H deh ada kayak karnaval dan barongsai gitu x)

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iya tetap bersyukur, ada nikmat dibalik hujan deras itu. Tapi di sana ga sampai banjir kan? πŸ™‚

      Btw, salam kenal, Sekar! Makasih ya udah mampir berkunjung ke blogku πŸ˜‰

      Like

      Reply
  6. NisadanChicco

    hallo lia salam kenal, sering liat wara-i di comment teman2 blogger lainya akhirnya kesini πŸ™‚

    kalau dijakarta udah lumayan semarak itu yang aku liat dimall2 temanya udah imlekan semua. dominan dengan warna merah semua dan patung barongsai πŸ™‚ foto yang lampion itu bagus !

    Like

    Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s