Tentang Pencapaian di 2015 dan Harapan di 2016

Akhirnya bikin postingan perdana di tahun 2016 juga. Yay! 😀

Kali ini saya mau share recap blog liandamarta.com sepanjang tahun 2015 lalu dan tentunya harapan pribadi saya untuk blog ini di tahun 2016.

Di penghujung tahun, WordPress selalu mengirimkan annual report ke email yang berisi rekapitulasi blog ini di tahun 2015. Mulai dari traffic blog sepanjang tahun, postingan yang paling banyak dikunjungi, data-data demografis pengunjung, dsb.

Silahkan dicek langsung kalo mau tau Annual Report liandamarta.com Tahun 2015 dan sile dibandingkan dengan Annual Report liandamarta.com di Tahun 2014. 😉 Continue reading

Menyusuri Jejak Sejarah di Kawasan Bangunan Merah Melaka

Berubahnya itinerary kami saat berlibur ke Malaysia minggu lalu, membuat kami memutuskan untuk mengunjungi Melaka terlebih dahulu. Ini adalah kali ketiga saya berkunjung ke Melaka. Kunjungan pertama dan kedua terjadi di tahun 2003 silam, saat saya pergi berobat ke Malacca Medical Center, salah satu rumah sakit ternama di kota ini.

Kami hanya punya waktu kurang lebih 3 jam untuk mengeksplor kota ini. Tentu saja, waktu tersebut tidaklah cukup. Mengingat ada banyak tempat yang bisa dikunjungi di Melaka. Karena itu kami hanya memutuskan untuk berkeliling di sekitaran Bangunan Merah Melaka saja.

Sebelumnya saya mau share info dulu mengenai moda transportasi yang kami gunakan untuk sampai di Melaka. Kami berangkat dari Terminal Larkin Johor Bahru menuju Melaka Sentral pada pukul 09.30 waktu setempat. Bus yang kami pilih adalah Konsortium Bas Ekspres seharga 25 RM per orangnya. Yang tertera di tiket sih harganya 21 RM. Kayaknya di-mark up sama calonya, tapi ya sudahlah ya. Continue reading

Opsi Transportasi Dari dan Ke Kuala Lumpur

Menyambung cerita perjalanan ala ala backpacker saya dan suami di long weekend lalu, kali ini saya mau share informasi tentang moda transportasi yang kami gunakan saat pergi dan pulang dari Kuala Lumpur.

Seperti yang udah saya ceritakan di sini, mengapa kami memutuskan pergi ke Kuala Lumpur via Singapore adalah karena rasa penasaran ingin mencoba sleeper train. Tapi ternyata, karena libur panjang, kami pun kehabisan tiket kereta api tersebut. 😦

Kereta api memang bisa jadi salah satu opsi transportasi jika ingin menuju Kuala Lumpur baik dari Singapore ataupun Johor Bahru. Naik kereta api akan lebih nyaman, walaupun membutuhkan waktu yang lebih lama daripada naik bus. Namun, ketika tiket kereta api habis, tentu opsi transportasi umum lain yang bisa dipilih adalah bus.

Nah, kira-kira armada bus apa yang recommended untuk dipilih? Berikut saya share pengalaman saya dari liburan kemarin ya. 🙂 Continue reading