Langit Kotaku Tak Lagi Biru

Situasi udara di Pekanbaru dan beberapa wilayah di Riau semakin parah. Kabut asap semakin pekat. Dan sudah beberapa hari terakhir status di papan ISPU selalu berganti-ganti menunjukkan kondisi Berbahaya dan Sangat Tidak Sehat.

Langit Pekanbaru tak lagi biru seperti ini :

DSC04850

Foto ini saya ambil saat melakukan perjalanan udara dari Pekanbaru menuju Jogja, Jum’at 7 Maret 2014 lalu saat pesawat berhasil menembus kabut asap yang sangat tebal. Jika diperhatikan, di antara awan putih terdapat kabut asap yang berwarna abu-abu butek yang biasa kami lihat sehari-hari. 😦

Langit Pekanbaru dan beberapa wilayah di Indonesia, kini sudah berubah warna. Menguning. Yang jika difoto seolah menggunakan filter sepia. No, ini no filter, teman. Inilah kondisi langit yang harus kami lihat selama beberapa hari terakhir. Langit berwarna kuning yang jika udaranya dihirup, tercium bau amoniak yang sangat kuat. Penuh racun.

DSC05349Langit Pekanbaru menguning. No filter. Kamis, 13 Maret 2014 jam 16.35 wib

DSC05348Langit Pekanbaru menguning. No filter. Kamis, 13 Maret 2014 jam 16.35 wib

Siapapun yang membaca postingan ini atau melihat campaign isu #MelawanAsap, #SaveRiau, #PrayForRiau, atau yang lainnya yang berkait dengan asap Riau di twitter. Please, bantu share. Kami butuh dunia tau kondisi Riau saat ini. Karena ini bukanlah bencana alam. Ini adalah ulah tangan manusia yang tidak punya hati nurani. Membakar lahan demi kepentingan pribadi. Membuat banyak orang harus menanggung derita. Kesulitan bernafas, mata perih, aktivitas bandara lumpuh, anak-anak sekolah diliburkan berminggu-minggu, dsb.

Please, bantu kami, masyarakat Riau, untuk blast isu ini. Share apapun tentang kondisi asap di Riau. Share tentang apapun yang kamu tau tentang kondisi kami. We need it so much.

BipzV3DCEAAHoctApa yang saya dan teman-teman saya lakukan, semata-mata adalah bentuk keprihatinan kami terhadap kondisi ini. Ini bukan semata-mata tentang Riau. Ini tentang kami yang kehilangan hak menghirup udara segar yang bebas asap. Ini tentang banyaknya nyawa yang harus diselamatkan.

Menghirup udara segar adalah hak kami. Bantu kami memperoleh kembali kebebasan itu.

Please share… if you care.. πŸ™‚

1514369_10202694734145504_423689348_nFore more information :

www.melawanasap.com

@melawanasap | @pekanwak

Advertisements

51 thoughts on “Langit Kotaku Tak Lagi Biru

    1. liamarta Post author

      Amiiiiinnnn.. makasih astriddd πŸ™‚ Btw, hadiah I’m in belum sempat aku kirim ya astrid. Aku lagi kena ISPA ringan, harus bedrest hiks. Semoga bisa segera kirim hadiahnya ke kamu πŸ™‚

      Like

      Reply
  1. Ira

    ampe kuning gt yah Lia warnanya 😦
    semoga pemerintah segera bertindak, sedih banget kalau dibiarin kayak gini terus

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iya teh Ira. Dan aku rasa ini bukan lagi porsinya pemerintah daerah. Ini udah jadi tanggung jawab pemerintah pusat juga dan dunia. Lama2 kalo dibiarin terus Riau bisa jadi kota mati. 😦

      Like

      Reply
      1. Ira

        Hati hati yah Martil di sana,,,
        semoga kamu dan masyarakat Riau di sana tetep sehat yaaa. Tahun ini kok parah banget ya pembakaran di sana 😦

        Like

        Reply
  2. Messa

    Nggak tau mau komentar apa lagi Lia. Tadi lihat foto Ajo di Garam Manis pun begitu. Orang nomor satu negara ini katanya akan turun tangan langsung Lia. Saya cuma bisa doakan kalian supaya bisa segera bebas dari asap ini.

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iya katanya dia besok mau datang ke Pekanbaru dan di twitternya udah ada hal2 yang ingin dilakukan. Let see.. Semoga benar..

      Amin.. makasih ya Messa.. πŸ™‚

      Like

      Reply
    1. liamarta Post author

      Salam kenal Firda πŸ™‚
      Iya nih, tahun ini parah banget asapnya. Yang terparah sejak 10 tahun terakhir. Iya, masuk ke rumah, makanya ni semua pintu dan rumah ditutup rapat biar asapnya ga masuk 😦

      Like

      Reply
        1. liamarta Post author

          Iya, udah seharusnya ngungsi. Tapi yaaa bandaranya ditutup. Kalo mau jalan darat ke sumbar sekitar 7-8 jam atau sumut 13 jam dg kondisi jarak pandang tipis 😦
          Makasih yaaa πŸ™‚

          Like

          Reply
  3. Aulia

    Semoga Pekanbaru segera diturunkan hujan yang secukupnya, dan dihilang asap kabut ini ya Rabb. Do’a kami dari Aceh untuk saudara-saudara disana.

    Like

    Reply
  4. Baginda Ratu

    Aduuuhh, aku ikut sediiihhh Li. Sungguh ya, waktu kmrn dpt kiriman sedikiiitt abu Kelud aja, rasanya tersiksaaa. Padahal itu cuma 2 hari, kalo nggak salah. Trus abunya masih dlm ambang batas wajar, ya. Nggak kebayang kalian disana dgn asap bekas bakar hutan, huhuhu. Kudu dipitessss itu oknumnyaaaa… 😦

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hiks iyaaa, asapnya udah bercampur sama residu pembakaran huhuhu. Bau amoniak mbaa, racun banget kan ituuu. Kantorku hari ini udah diliburkan saking kondisi udah ga memungkinkan lagi. Besok katanya pak presiden mau datang, let see apa yang akan dia lakukan. 😦

      Like

      Reply
    1. liamarta Post author

      Yaaah begitulah, kondisi ini udah lama, tapi memang ‘kalah saing’ dengan kondisi di dataran Jawa sana. hehehe. Let see apa yang akan dia lakukan, semogaaaa bener2 ada penanganan.

      Thank you mas Gusman! πŸ™‚

      Like

      Reply
  5. kebomandi

    teteh liaa… udah lama gak berkunjung dan pas baca postingannya sedih banget atuhlah… 😦 yang sabaaaar ya teh lia.. semoga kabut asepnya cepet ilang. amin ({})

    Like

    Reply
  6. syifna

    Jadi ikutan sedih yaa, langit yang tadinya biru sekarang jadi jelek begitu hiks 😦
    aaah .. semoga ini cepat berlalu, dan si biru pun muncul kembali πŸ™‚

    Like

    Reply
  7. RY

    Li, kmaren2 aku baru inget kamu tinggal di Pekanbaru trus mau ngeblog dan nanyain lupa ajah. Smoga semuanya cepet berakhir ya, kangen postingan jalan-jalannya dari cafe ke cafe baru. Pasti rasanya ga nyaman ya jln2 tapi udaranya ga sehat gitu ….

    **smoga kamu sehat slalu ya**

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iyaa mau jalan tapi bau asap ga enak banget teh.. hehe. Tapi ni ada beberapa postingan numpuk kok, tunggu yaa *eeaa* hihihi.

      Amin makasih ya teh rya πŸ™‚

      Like

      Reply
  8. Ferdy Lpu

    Tidak cukup apa indonesiaku di rundungi bencana alam, kini ditambah dengan bencana ulah sendiri… wahai manusia sadarlah kau..

    semoga yang terkena musibah sehat selalu dan pemerintah cepat menanggapi ini…

    Like

    Reply
  9. NisadanChicco

    Sabar ya lia… Semoga cepat berlalu ini asap2 nya 😦 guepun dengar diberita miris and sedih.sampai kmren pas baca disalah satu postingan path teman ada surat dari salah satu warga pekanbaru buat sby . Nambah gimanaa gitu bacanya 😦
    Meanwhile do the best for taking care ur health.

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iya amin, makasih nisa.. hiks emang miris banget sih kondisinya, benar2 baru diperdulikan setelah kondisi makin parah dan warga berkoar2 di socmed 😦

      Like

      Reply
    1. liamarta Post author

      Iyaa makasih mbak, hari ini udah mulai berkurang, walau status udara tetap berbahaya. Doakan semoga bisa cepat bersih lagi ya mbak udaranya.. πŸ™‚

      Like

      Reply
    1. liamarta Post author

      Sekarang alhamdulillah udah agak bersih langitnya walau status udara masih berbahaya karena sisa2 abu pembakaran masih berjatuhan dari langit. Mohon doa semoga keadaan segera kembali ke kondisi semula yaa πŸ™‚

      Like

      Reply
  10. Pingback: The Power of Social Media | My Life, My Story

    1. liamarta Post author

      Iya alhamdulillah Pekanbaru juga udah ilang asapnya. Katanya sih di beberapa daerah di Riau masih ada yang pekat. Semoga cepat ilang yaa asapnya di semua tempat πŸ™‚

      Like

      Reply
  11. Pingback: Opera Rimba : Ketika Hewan-Hewan Kehilangan Habitatnya | My Life, My Story

  12. Pingback: Best of 2014 | My Life, My Story

  13. Pingback: Menyusuri Sudut Kota Sipirok | liandamarta.com

  14. Pingback: (Masih) Tentang Kabut Asap di Pekanbaru | liandamarta.com

  15. Pingback: Kicauan #MelawanAsap Kembali Ramaikan Social Media | liandamarta.com

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s