Pekanbaru Berasap

Sudah beberapa minggu terakhir ini Pekanbaru berselimutkan kabut asap. Tapi hari ini, menurut saya yang kabut asapnya lumayan tebal.  Tadi pagi di perjalanan menuju kantor, saya berasa lagi ada di puncak gitu. Sejauh mata memandang yang terlihat hanya asap asap asap. Sungguh miris ya, udara segar yang biasa dihirup tiap pagi, harus digantikan dengan kabut asap yang terasa sangat mengganggu pernafasan. 😦

Saya gak mau bahas terlalu dalam mengapa kabut asap ini bisa terjadi. Setau saya, ini adalah perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang membakar habis hutan di dataran Sumatera. Pada umumnya mereka membakar hutan tersebut untuk membuka lahan penanaman kelapa sawit. Entahlah, saya pun gak begitu mengerti soal ini. Yang saya pertanyakan adalah : apa upaya pemerintah Provinsi Riau untuk memberantas kejahatan seperti ini? Kok kayanya anteng-anteng aja gak keliatan usahanya samsek? Malah yang kerasa kabut asapnya semakin tebal saja dari hari ke hari. Ini benar-benar ‘penyiksaan’ bagi masyarakat Riau dan sekitarnya.

Sejak tadi malam sampai saat ini, di luar ruangan udaranya benar-benar udah gak enak banget. Bikin tenggorokan sakit dan mata perih. Yang bikin ganggu juga ya karena bau asapnya yang nempel di badan. Beneran gangguuuu banget! Makanya tadi pagi pas saya berangkat ke kantor, saya sengaja gak langsung pake blazer, melainkan pake sweater dulu. Trus jilbabnya juga saya bawa dalam tas kecil, saya pake bergo. Pas nyampe kantor baru deh ganti jilbab dan pake blazernya, trus semprot parfum sebanyak mungkin. Supaya asapnya gak nempel sepanjang hari, karena bisa dipastikan akan sangat mengganggu mood sepanjang hari hehehehe.

Oh ya, tadi malam kan saya pergi jalan ya sama Abang. Trus kita ngelewatin display Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada di Jalan Nangka dan di Jalan Sudirman. Di kedua display tersebut, indeks PM10 (Partikulat) ada di range 100-200 yang termasuk dalam kategori “Tidak Sehat”.

Untitled-1_zps6f8a5057Btw, sejak pindah ke Pekanbaru tahun 2006 lalu, baru kali ini nih saya ngalamin Pekanbaru Berasap begini. Sebelum-sebelumnya saya jarang ngeh dengan cuaca Pekanbaru yang memang sering berselimutkan asap, walau tidak separah kondisi saat ini. Kalo kata Abang sih, sekitar tahun 1998 pernah juga kejadian Pekanbaru Berasap yang lebih parah dari tahun ini. Waktu itu sekolah sampai diliburkan karena status ISPU nya sudah mencapai kondisi “Sangat Tidak Sehat”. Waduh!

Di kantor juga tadi mulai dibagikan masker untuk semua karyawan. Soalnya kantor saya itu areal terbuka gitu, jalan di koridor dari satu ruangan ke ruang lain aja kerasa banget asapnya dan udah mulai ganggu banget ke tenggorokan. Makanya emang lebih aman kalo pake masker ke mana pun dan kapan pun.

Well, harapan saya semoga besok kabut asapnya sudah mulai menghilang, agar semua warga Pekanbaru bisa menghirup udara yang segar lagi. Dan semoga pemerintah Indonesia serta pemerintah Provinsi Riau khususnya dapat segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya peristiwa Pekanbaru Berasap ini di tahun-tahun berikutnya. Amiiiiin..

4copy_zpsba070e136copy_zps0a61fc6d 5copy_zpsad7e96c2

Advertisements

8 thoughts on “Pekanbaru Berasap

  1. Pingback: Pilih Siapa? | My Life, My Story

  2. Pingback: Ada Apa Di Pekanbaru? | My Life, My Story

  3. Pingback: Pekanbaru (Masih) Berasap | My Life, My Story

  4. Pingback: Ada Apa Di Pekanbaru – Pekanwak | Pekanwak : Ada Apa di Pekanbaru

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s