Launching Album Perdana Riau Rhythm Chambers Indonesia : Suvarnadvipa

Hari Sabtu, 19 September 2015 lalu, saya dan Abang menghabiskan malam minggu dengan menonton konser peluncuran album perdana Riau Rhythm Chambers Indonesia. Konser ini diadakan di gedung pertunjukan seni Idrus Tintin Pekanbaru, Riau.

Sebenarnya ini agenda dadakan, karena awalnya saya berencana pergi ke Jakarta hari Sabtu pagi dan sudah pasti gak bisa datang ke konser tersebut. Namun, akibat kabut asap yang melanda Pekanbaru sejak hampir sebulan terakhir, jadwal flight dari dan ke Pekanbaru tidak jelas karena banyak maskapai yang delay dan juga cancel. Karena itulah akhirnya saya pun memutuskan untuk batal pergi ke Jakarta demi bisa tetap ngantor hari Seninnya.

Ya udah, berhubung lagi di Pekanbaru dan salah satu musisi lokal favorite saya dan Abang lagi perform, kita berdua pun memutuskan untuk nonton saja. Rada telat sih mutusinnya, jadi kita berdua melewatkan penampilan mereka di sejam pertama. But, it’s okay. Niat utama kita berdua datang ke konser itu adalah untuk memberikan support kepada teman-teman Riau Rhythm. 🙂 Continue reading

Kicauan #MelawanAsap Kembali Ramaikan Social Media

Tahun ini adalah tahun kedua saya ‘mencicipi’ kabut asap yang parah di Pekanbaru. Walaupun saya lahir di kota ini, tapi saya baru benar-benar tinggal di sini sejak tahun 2013. Jadi belum merasakan kabut asap yang konon merupakan kabut asap terparah di tahun 1998 silam.

Meskipun begitu, dua tahun berturut-turut merasakan kepekatan kabut asap di Pekanbaru sudah cukup membuat saya merasa terganggu. Rasanya untuk bernafas saja sulit. Apalagi saya sensitif banget sama asap. Dekat orang yang merokok dan kena asap rokoknya saja saya terganggu banget. Apalagi di kondisi kabut asap pekat yang menyelimuti kota tempat tinggal saya ini. Bisa kebayang dong gimana terganggunya saya selama tinggal di sini?

Karena itulah saya merasa greget banget sama masalah tahunan yang gak kelar-kelar ini. 18 tahun lhoooo Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya di Riau dan Sumatera terselimuti kabut asap, dan sampai sekarang belum menemukan titik penyelesaian sama sekali. Masalahnya terus saja berulang. Continue reading

Setahun Pertama

Tanpa kita sadari, waktu ternyata berjalan dengan sangat cepat ya? Perasaan mah baru kemarin saya dan Abang nikah. Eh tanggal 7 kemarin ternyata kita berdua udah setahunan aja jadi suami istri hehehe.

Trus gimana rasanya di setahun pertama ini?

Satu kata yang bisa mewakili perasaan kita berdua adalah seru. 🙂

Iya, beneran seru. Semacam naik roller coaster. Ada masanya kita berada di atas, tertawa bahagia. Trus saat roller coaster meluncur turun ke bawah, kita berteriak, menjerit, hingga akhirnya terhempas ke titik paling rendah dalam lintasan roller coaster tersebut. Ya kurang lebih itulah perjalanan kami berdua di setahun pertama ini. Ups and downsContinue reading