Kelas #6 Akademi Berbagi Pekanbaru : Kreasi Musik Riau

Ini postingan udah rada basi sebenarnya, tapi it doesn’t matter lah yaa. Better late than never kan katanya. πŸ˜›

Di postingan ini saya mau share sedikit tentang kelas keenam Akademi Berbagi Pekanbaru yang digelar hari Sabtu tanggal 11 Januari 2013 lalu. Kelas keenam ini mengangkat tema tentang Kreasi Musik Riau dan menghadirkan pemateri bernama Rino Dezapaty yang merupakan founder dari Riau Rhythm Chambers Indonesia.

DSC03704Siapakah Rino Dezapaty? Beliau adalah musisi asal Riau yang berhasil membawa dan memperkenalkan musik Melayu ke seluruh dunia. Mungkin masyarakat Pekanbaru belum terlalu banyak yang mengenal Rino Dezapaty dan teman-temannya di Riau Rhythm, tapi prestasinya sudah segudang loh banyaknya. Saya sendiri pertama kali tau Bang Rino dari sebuah event jazz di Pekanbaru, Riau Jazz Colaboration yang pada waktu itu menjadikan Rino Dezapaty Project sebagai salah satu pengisi acaranya. Melihat seorang musisi asal Pekanbaru berada di satu stage yang sama dengan Indra Lesmana, Tompi, Barry Likumahua Project, dsb dengan penampilan yang gak kalah kerennya, berhasil membuat saya terpukau.

Nah di kelas Akademi Berbagi Pekanbaru itu, Bang Rino banyak menceritakan tentang awal mula ia menyukai dunia musik sampai ia sukses seperti sekarang ini. Untuk lihat cerita detailnya bisa langsung ke blog Akber aja yah. πŸ™‚

Mendengar cerita dan pengalaman Bang Rino, saya jujur aja jadi kagum sama beliau. Beliau benar-benar cerdas dan punya rasa ingin tau yang sangat besar. Berbekal kecerdasan itulah, beliau bisa sesukses sekarang. Semua lagu-lagu yang diaransemen oleh beliau punya filosofinya tersendiri, dan semua itu dibuat dari hasil observasi langsung ke daerah-daerah di Riau.

Apa yang dilakukan Bang Rino adalah salah satu cara menjaga dan melestarikan budaya Melayu yang semakin lama semakin hilang, semakin tidak dikenal orang. Membawa nama Melayu agar dikenal oleh semua orang di seluruh dunia juga menjadi salah satu tujuan dari Bang Rino dan teman-temannya di Riau Rhythm. Tapi sayang, apa yang beliau lakukan tidak selalu mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat. Padahal menurut saya, ini bisa jadi salah satu cara mempromosikan Riau ke seluruh penjuru dunia, bahwa sebenarnya Riau punya kesenian dan kebudayaan yang sangat indah.

Saya jadi ingat dengan salah satu statement Bang Rino di kelas keenam Akber itu, beliau mengatakan “Kalo ke Jogja terasa Jawanya, ke Bandung terasa Sundanya, ke Pekanbaru? Terasa panasnya.” Suatu hal yang menurut saya bener banget hehehe. Padahal Pekanbaru dan daerah-daerah lain di Riau punya banyak potensi kesenian dan kebudayaan loh, sayang aja kalo gak benar-benar diolah dan dijaga kelestariannya. Makanya ketika melihat Bang Rino dan teman-temannya dengan semangat membawa musik Melayu ke ranah industri modern, dengan aransemen yang lebih easy listening dan lebih catchy, saya jadi optimis kalo apa yang mereka lakukan ini bisa membuat musik Melayu lebih dilirik oleh banyak orang, dan bukan lagi dianggap sebagai musik yang ‘alay’. πŸ˜€

Kalo diingat-ingat, waktu saya kecil dulu saya familiar banget dengan lagu-lagu melayu, kayak Soleram, Lancang Kuning Berlayar Malam (lupa judul benerannya hehe) dan Anak Nelayan. Tapi kayanya kalo lihat anak-anak kecil sekarang sepertinya mereka lebih hafal dengan “Buka Sikit Joss!” ya daripada lagu-lagu Melayu yang saya sebut itu hehehe. Sayang banget kan kalo anak cucu kita nanti benar-benar gak kenal lagi sama lagu asal daerahnya.

DSC03711Di kelas kemarin juga ada salah satu peserta yang nanya, kenapa tutorial belajar alat musik melayu suka jarang ditemukan di internet seperti YouTube gitu. Yaa jawabannya gak lain gak bukan karena memang masih jaraaaang banget yang mungkin kenal dan memainkan alat musik melayu, jadi gimana mau diupload ke YouTube ya kan. Bang Rino sendiri berbaik hati menawarkan pada teman-teman peserta kelas kemarin, jika ingin diskusi lebih lanjut atau mungkin ingin belajar memainkan alat musik khas Riau seperti Gambus, Accordion, dsb, bisa datang ke Taman Budaya untuk ketemu langsung dengan Bang Rino dan teman-teman Riau Rhythm. Info jelasnya mungkin bisa ditanyakan langsung ke Bang Rino di account twitternya yaaa.. πŸ˜‰

Well, kelas keenam kemarin bisa dibilang jadi kelas paling keren di antara 6 kelas Akber Pekanbaru lainnya. Kenapa? Karena di akhir kelas ada special performance dari seorang world performer yang nampil dengan versi ‘sederhana’ di pelataran Pustaka Wilayah Soeman H.S. Pekanbaru. Bersyukurlah teman-teman peserta kelas keenam kemarin, karena bisa menyaksikan secara langsung penampilan Bang Rino Dezapaty bersama teman-teman Riau Rhythm yang SUPER KEREN BANGET itu. Gak nyangka deh pokoknya kalo ternyata Pekanbaru punya musisi sekeren beliau! πŸ™‚

Yang penasaran dengan penampilan Riau Rhythm Chambers Indonesia bisa intip video di bawah ini. Jadi musik yang dimainkan Riau Rhythm ini judulnya “Dentang Denting Dentum” yang mengangkah kisah masyarakat Riau pesisir. Check it out! πŸ˜‰

DSC03715DSC03716P.S. Video penampilan lain dari Riau Rhythm Chambers Indonesia bisa dilihat juga di blog mereka, di sini. πŸ™‚

Advertisements

5 thoughts on “Kelas #6 Akademi Berbagi Pekanbaru : Kreasi Musik Riau

    1. liamarta Post author

      Iya benar banget mas Dani.. Aku salut sama beliau. Pas ngobrol after class kemarin, kelihatan banget dia benar2 mendalami kebudayaan Riau, terjun langsung utk observasi dan mempelajari soalnya. Salut! πŸ˜€

      Like

      Reply
  1. Pingback: Ada Apa Di Pekanbaru? | My Life, My Story

  2. Pingback: Ada Apa Di Pekanbaru – Pekanwak | Pekanwak : Ada Apa di Pekanbaru

  3. Pingback: Launching Album Perdana Riau Rhythm Chambers Indonesia : Suvarnadvipa | liandamarta.com

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s