Life is like a box of chocolates…

you never know what you’re gonna get. (Forrest Gump, 1994)

***

Setiap orang pasti punya rencana. Punya mimpi. Punya impian. Tentang kehidupan seperti apa yang ingin mereka jalani. Hidup yang menyenangkan. Jauh dari kesengsaraan dan penderitaan.

Tapi hidup itu penuh kejutan. Dan kita (seringkali) tidak tau ‘kejutan’ apa yang akan kita dapatkan selanjutnya.

***

Saya pribadi dulu selalu membayangkan akan langsung melanjutkan studi saya setelah lulus S1. Soalnya salah satu impian saya adalah buka praktek dan untuk mendapatkan izin praktek tersebut, tidak bisa menggunakan ijazah S1 saya. Harus S2.

Tapi rencana studi tersebut tiba-tiba saja berubah, karena saya mendapatkan tawaran bekerja di sebuah perusahaan yang sebenarnya (juga) sudah lama menjadi incaran saya. Dulu sih saya bertekad gak mau kerja kantoran selain di perusahaan itu hehehe. Jadi begitu ada kesempatan untuk kerja di sana, langsung saya iyain. Pikir saya waktu itu “ah sebelum kuliah lagi, cari pengalaman dululah, sambil memperluas koneksi. S2 mah masih bisa nanti”.

Beberapa bulan kemudian, ‘kejutan’ lain pun datang menghampiri. Permintaan orang tua untuk kerja di kota ini dan saya di posisi yang oh-sungguh-tak-kuasa-menolaknya. Honestly, bekerja di kota ini tidak pernah ada dalam daftar rencana hidup saya. Tapi kenyataannya, sekarang saya di sini. Bekerja di sini.

Kejutan lain datang dari sang Cinta. Cinta yang diyakini tidak mampu menyakiti, ternyata turut serta meramaikan kehidupan saya. Seolah menjadi penegas bahwa pernyataan ‘you only can hurt by someone that you love‘ itu benar adanya.

Yang terpikir saat itu adalah : oh yes he’s just not that into you. Mari kita cari yang baru.

Namun sekarang apa yang terjadi? Sang hati ternyata sulit untuk pergi. Seolah ia sudah terpatri di sana sampai mati.

***

Kalo merunut lagi ke masa lalu, bukannya saya tidak berusaha untuk bisa mewujudkan apa yang saya inginkan. Tapi terkadang saya berpikir, apa ini yang namanya takdir? Bahwa semua yang kita jalani ini ya sudah disetting harus seperti ini. Manusia bisa berencana, tapi at the ends, Tuhanlah yang menentukan.

Saya kadang masih suka berpikir “seandainya waktu itu saya blablabla” setiap kali galau soal si Cita dan si Cinta. Sampai akhirnya, beberapa hari yang lalu saya dengar ceramah dari radio yang mengatakan bahwa sebagai manusia kita tidak boleh bilang seandainya begini seandainya begitu. Karena itu namanya kita tidak percaya dengan takdir Allah. Jadi, syukuri saja apapun yang memang terjadi saat ini dalam hidup kita masing-masing.

Salah seorang teman waktu itu juga pernah bilang gini : Nobody knows what they might end up. Jadi ya sekarang prinsip saya lebih ke go with the flow aja dengan hidup ini. Perencanaan tetap ada tapi gak terlalu ngoyo harus terlaksana. Tetap pasrah pada sang pencipta.

Sekarang saya mungkin sedang kerja di kota ini, sedang merencanakan suatu hal. Tapi atas kehendak Allah, bisa saja toh semuanya berubah?

Karena ya, nobody knows what they might end up and we never know what we’re gonna get in our life.

Yang bisa kita lakukan hanya terus berikhtiar dan berdoa semoga selalu diberikan yang terbaik dalam hidup ini. Dan jangan pernah berhenti bersyukur atas apa yang telah terjadi dalam hidup kita.

Have a blessed day everyone!

Cheers,

LM (Lianda Marta, bukan Luna Maya)

Advertisements

4 thoughts on “Life is like a box of chocolates…

  1. mama-nya Kinan

    salam kenal juga yah..kunjungan balik..:)
    hmmm..inilah kehidupan…masa depan adalah rahasia Ilahi….kita hanya bisa memplaning yang terbaik seperti yang kita impikan..setelahnya takdir yang berbicara…tapi yakin apapun keputusan yang diberikan oleh Allah swt untuk kita itu adalah yang terbaik…kalo kita belom tahu kebaikannya atau hikmahnya..insyallah “one day” akan terjawab..keep spirit dimanapun berada mbak..:)

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Terima kasih mbak atas kunjungan baliknya 🙂
      Iya, everything happened for a reason ya mbak, a good one, insya Allah 🙂
      Thank you so much ya mbaa.. 😉

      Like

      Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s