Wedding Organizer, Perlu atau Tidak?

Saat mempersiapkan pernikahan kemarin, ada banyak hal seru yang ingin saya ceritakan di blog ini. Terutama soal segala keriweuhan dan kerempongan persiapan ina-ini-itu yang seolah gak ada habisnya dan bikin emosi siap meledak setiap saat hahaha. Sekarang sih bawaannya ingin tertawa aja tiap kali inget masa-masa rungsing itu. πŸ˜†

Saya dan Abang memang ingin terlibat dalam semua persiapan ini, biar ada cerita yang bisa selalu kami kenang. Konsep keseluruhan di acara pernikahan ini, kami (atau lebih tepatnya, saya) yang atur. Ingin begini, ingin begitu. Kedua keluarga pada akhirnya setuju-setuju aja dengan konsep yang saya buat. Ya palingan ada masukan sedikit dari pihak keluarga. Wajarlah ya.

Berhubung semua konsep dan detail acara itu adanya di otak saya, jadi mau gak mau saya memang terjun langsung mengatur segala printilan dan urusan ini itu dalam acara ini. Seru sih, tapi ya capek banget memang. Apalagi saya juga kerja dari pagi sampai sore hari kan. Pikiran rasanya mumet banget karena segalanya numpuk di sana. Ya kerjaan kantor, ya persiapan wedding, ya urusan lainnya. Pokoknya semua itu bikin saya mumet to the max deh. Hiks!

Well, pada akhirnya, banyak pasangan memang memutuskan menggunakan jasa Wedding Organizer (WO) untuk membantu mengatur persiapan pernikahan mereka. Jadi, si calon manten tinggal request aja mau acaranya gimana, nah tim WO lah yang nanti akan menyiapkan semuanya. Asik ya, gak perlu ribet-ribet lagi deh. πŸ˜€

Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih kita menggunakan jasa Wedding Organizer ini? Saya coba uraikan menurut pengalaman dan pengamatan saya ya. πŸ™‚

  • Di beberapa pesta pernikahan, biasanya ada dibentuk panitia dari pihak keluarga. Nah, kalo sudah ada panitia ini, menurut saya sih gak perlu pake WO lagi ya, toh semua urusan kan udah ada yang ngatur. Kalo dalam case saya sih, karena keluarga besar saya kebanyakan di luar kota Pekanbaru, jadi mau gak mau saya pake jasa WO untuk mengatur semuanya. Mulai dari persiapan sampai saat hari H. Biar keluarga yang datang dari luar kota juga gak perlu ribet ini itu saat hari H. πŸ™‚
  • WO kadang banyak memberikan rekomendasi vendor lainnya yang bisa kita gunakan untuk acara pernikahan kita nantinya. Vendor-vendor hasil rekomendasi itu pun seringkali memberikan harga miring karena sudah menjadi rekanan dengan WO yang kita pilih. Saat kemarin saya dan Abang menyiapkan acara pernikahan kami, kami memang banyak mendapatkan rekomendasi vendor, seperti vendor dekorasi, fotografer & videografer, MC, make up, hingga gaun pengantin. Informasi tentang vendor-vendor tersebut sangat memudahkan si calon manten, karena dari pengalaman saya susah sekali cari informasi vendor-vendor wedding via simbah Google. Sepertinya memang rekomendasinya masih dari mulut ke mulut (setidaknya di kota saya, ya).
  • WO bisa menjadi partner oke yang memberikan ide-ide cemerlang sesuai konsep yang kita siapkan. Tim WO pastinya lebih berpengalaman menghandle berbagai konsep acara pernikahan, sehingga bisa memberikan masukan pada konsep yang kita rencanakan, terutama masukan secara teknis saat hari H. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa acara pernikahan ini adalah acara kita, si calon manten dan keluarga besar. Jadi, jangan sungkan untuk menolak usulan-usulan yang diberikan tim WO jika usulan tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan kedua keluarga. πŸ™‚

Kurang lebih itu sih pertimbangan saya hingga kemarin memutuskan menggunakan jasa WO. Faktor utama memang karena kendala keluarga besar saya yang tersebar di luar kota, sehingga kehadiran tim WO saat hari H benar-benar sangat membantu koordinasi antar keluarga selama acara berlangsung. Tim WO saya ini juga kemarin sangat membantu sekali dalam hal mengatur antrian tamu yang ingin bersalaman dengan pengantin sehingga tidak mengganggu tamu yang ingin berfoto terlebih dulu dengan pengantin dan keluarga.

Hmm.. dari tadi saya kan bilangnya tim WO mulu ya. Emang siapa sih tim WO saya itu? Bolehlah ya saya perkenalkan dan rekomendasikan di sini. πŸ˜‰

TNTFoto bareng Tria & Tarman dari TNT Production πŸ™‚

TNT + EmpiBareng tim TNT Production & Empistudio

Nah, itu dia tim WO saya. πŸ™‚ Namanya TNT Production, yang diprakarsai oleh sepasang suami istri, Tria & Tarman. πŸ™‚

TNT Production ini timnya masih muda-muda semua, jadinya asik dan seru banget diskusi ini itu saat preparationnya. Ide-ide baru ala anak muda juga seringkali mereka sampaikan ke saya dan Abang. Overall, saya puas banget dengan hasil kerja mereka. Karena sangat membantu saya dan Abang selama persiapan pernikahan ini. Good job, guys! πŸ™‚

Untuk paket Wedding Organizer, TNT Production menyediakan beberapa pilihan paket. Mulai dari membantu persiapan pernikahan sejak awal, hingga membantu saat hari H saja. Tinggal pilih aja mau paket yang mana. Di acara pernikahan saya beberapa waktu lalu, TNT Production banyak membantu memberikan rekomendasi vendor lainnya (mulai dari dekorasi sampai make up pengantin), memberikan usulan terkait konsep acara dan rundown, menyusun daftar check list, membuat rundown, hingga mengatur flow acara saat hari H agar semua rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik.

Selain menjadi Wedding Organizer, TNT Production juga menyediakan jasa Photobooth Instan, Mini Photo Gallery, dan Aqiqah Decoration. Nah yang berminat menggunakan jasa tim WO saya ini, sile cek aja instagramnya atau kontak langsung ke nomor 085216741634 (Tria) untuk informasi detailnya. πŸ™‚

Well, semoga informasi saya ini bisa membantu ya. Yang mau diskusi lebih lanjut sama saya, monggo loh! πŸ™‚ Atau mungkin kamu punya pandangan lain tentang penggunaan Wedding Organizer saat menyiapkan pernikahan? Share di sini yuk! πŸ™‚

(All photos credit to Empistudio)

Advertisements

41 thoughts on “Wedding Organizer, Perlu atau Tidak?

  1. eda

    aku duluuu (banget) sekira 9 taun yg lalu.. ga pake WO. diurus sama keluarga sendiri.. jaman2 segitu, WO masih blm nghits spt sekarang..

    semoga jaid keluarga sakinah mawaddah warahmah ya liaa..

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Jaman dulu seringnya nikah bikin panitia dari keluarga ya mba. WO gak terlalu jadi pertimbangan kuat. Kalo sekarang kayanya keluarga2 gak mau terlalu ribet jadinya banyak yang pake WO hehehe.

      Amiiinnn. Makasih ya mba edaaa πŸ™‚

      Like

      Reply
  2. Nanda

    Thank buat sharingnya Lia, udah pernah tanya2 jg ke tnT.. Memang segala sesuatunya kembali lg ke dana ya kan.. Jika mmg ada knp engga, biar segala sesuatunya lbh terorganisir 😊😊

    Semoga samawa Lia & Olan πŸ™

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Sama-sama Nanda πŸ™‚ Betul sekali Nan, kalo emang ada dananya, sekalian aja biar pas hari H semua udah lebih beres karena ada yang ngatur hehehe.

      Amiiin. Makasiiiih ya Nanda. Mudah-mudahan Nanda lancar ya persiapannya sampai hari H πŸ™‚

      Like

      Reply
  3. rita asmaraningsih

    Menurutku, kalau ada dananya sebaiknya memang menggunakan jasa EO Wedding… Sebab, jika menggunakan EO kita tak perlu repot2 ngurus ini itu persiapan pesta… Cukup berikan konsepnya lalu kita konsultasi dgn EO… Selanjutnya pihak EO akan merancang dan mempersiapkan pesta dengan matang… Masalahnya kadang kita tak punya cukup dana utk membayar jasa EO… Sehingga kita yang punya hajat seringkali harus kerja ekstra untu mempersiapkan pernak-pernik pesta… Pengalamanku saat nikah dulu aku bersama ayah, ibu, adik2 yang gotong royong mempersiapkan mulai dari acara akad sampai acara pestanya… Kalau dari kesan sih aku malah sangat berkesan saat bisa mempersiapkan pesta pernikahanku tanpa EO… Saat jamanku dulu EO belum menjamur beda dengan saat ini EO menjamur dan kerap menjadi mitra bagi yang punya hajat.. Well, apapun alasannya baik menggunakan EO atau tidak tentunya tergantung dari niat dan tujuan bagi yang punya hajat… tentunya dukungan dana menjadi pertimbangan juga apakah perlu menggunakan jasa EO atau tidak…

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Wah, thanks for sharing mba Rita πŸ™‚ Iya betul sekali semua yang mba Rita sampaikan itu. Kalo kita yang “terjun langsung” nyiapin semua printilan acara, memang terasa lebih berkesan ya mba. Ada personal touch juga di semua sisi. Itu yang aku lakukan juga di pesta pernikahanku, aku memanfaatkan jasa WO cuma untuk bala bantuan dari luar, tapi untuk konsep dan pengerjaan ini itunya, aku yang ngerjain sendiri ^^

      Btw, salam kenal mba πŸ™‚

      Like

      Reply
  4. kebomandi

    huhuhu… decoration penasaran teeeeh gimana? penasaran gegara liat wedding cake di twitter sama dekorasinya ada mawar putih di photonya *banyak minta nya nih bocah nya* haha :p

    Like

    Reply
  5. fikacu

    Pasti ada plus minusnya sih ya pake WO, plus nya mereka emang lebih profesional handle urusan ini itu dan yang pasti ga ngerepotin keluarga. keluarga tingga dandan cantik, jadi tamu, foto2 dan makan2.. minus nya kadang mau kita dan mau mereka beda trus suka saling keukeuh gitu sama keinginannyaa.. Aku nikah pake WO pas hari H dan so far puas sih.. πŸ˜€ Btw, selamat menempuh hidup baru ya mba Lia.. Sakinah Mawaddah Warohmah..

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iya betul sekali mba fika. WO emang lebih profesional untuk handle ini itu, jadi kita bisa lebih tenang. Aku juga kemarin sempat kekeuh-kekeuhan sama tim WO ku, tapi pada akhirnya ya harus ikutin maunya pengantin & keluarga dong hihihi.

      Btw, makasih ya mbaaa utk doanya. Amin amin amin! πŸ™‚

      Like

      Reply
  6. Oci YM

    Acara walimahannya memang kereeeeeeeeeen banget. Saya sama Nai asyik futu-futu di sana, etapi malah nggak futu sama mantennya πŸ˜€ Enaknya pake WO memang kita nggak terlalu repot, repotin keluarga maksudnya. Secara, merekakan juga pengen nampang di hari itu, santai-santai sambil icip-icip juga. Moga SAMARA yah Mbak

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hihihi makasih mba ociiiii πŸ™‚ Iya nih, gak sempat foto-foto ya mbaa, antriannya panjang banget, jadi emang gak semua tamu bisa foto-foto hiks.

      Amiiin.. Makasih ya mba ociii.. Makasih juga ya kemarin udah dateng πŸ™‚

      Like

      Reply
  7. wiwid kuman

    happy wedding first kak..
    wahh T&T production mmg kerenn ibiis… my fav couple.tria n tarman
    dan tulisan kk sangat menambah pandangan ttg WO. dan bisa merekomendasikaan saya , dia, mereka , si itu dan si anu yang akan menyusul jugaa.. πŸ˜€

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Terima kasih Wiwid! πŸ™‚
      Iya Tria & Tarman emang keren banget hihihi. Btw, makasih yaa udah datang berkunjung ke blogku. Wah, aku nambah satu temen blogger lagi nih di Pekanbaru πŸ™‚

      Like

      Reply
  8. Ranny

    Waktu nikahan kemarin, gak pake WO padahal sepupu saya punya WO hahahha
    Kenapa? entah ya, saya bingung saja konsep mereka :(( cuma tanganin acara saja, secara yang saya butuhkan full *hadeuh*, dan emang sih harganya agak mihil karena waktu itu WO masih jarang di kotaku. Jadilah saya jungkir balik ngurus sendiri karena si abang kan beda kota. ALhamdulilah karena kerja di media, punya relasi yang memudahkan hihihih

    Salam kenal ya mbak, makasih artikel traveloka ku udah di link heheheh anggota bertuah juga πŸ˜€ ntar mau ceki ke TNT, soale ade iparku mau nikah desember nanti.

    Selamat menjadi nyonyah! ^.^

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hehehe haloooo mba salam kenal yaaa. Wah asik nih ketemu orang Pekanbaru lagi hihihi. Iyaa kalo punya relasi sana sini sih asik ya mba, jadi dimudahkan juga semua-semuanya hehehe.

      Terima kasih ya mba! ^_^

      Like

      Reply
  9. Pingback: Tentang Hantaran dan Souvenir Pernikahan | My Life, My Story

  10. Pingback: Tentang Gedung, Dekorasi, dan Konsumsi | My Life, My Story

  11. dyan arif

    Aku seneng bangeeeeet nemu blog mba. Dan makin seneng karena ternyata sesama warga negara pekanbaru hihi. Makasih ya mba. Setelah baca semua tulisan mba aku jadi dapet banyak “pencerahan” tentang segala persiapan pernikahan. Jujur aku masih bingung bgt sampe mau nangis rasanya mikirin soal acara. Secara aku, si abang, keluarga nya, dan keluarga ku beda kota. Kita berada di 4 kota. Dan mamah jg ga bisa ngurus ini sendirian krna saudara aku jg diluar kota semua hiks. Jadi semuanya aku yg ngurus. Tp aku “bismillah” aja semoga dilancarkan semuanya. Amiiiin. .btw samara ya buat mba lia dan masnya. Semoga cepet dikasih dedek hihi. AMiin

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Amiiinnnnnnn.. Makasih ya doanya mba Dyan πŸ™‚ Alhamdulillah ikut seneng kalo pengalamanku nyiapin nikahan kemarin bisa bantuin pasangan-pasangan calon manten lainnya. πŸ™‚

      Like

      Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s