Kelas #9 Akademi Berbagi Pekanbaru : Basic Travel Blogging with Ariev Rahman

Kelas ke-9 Akber Pekanbaru hari Minggu lalu cocok banget nih buat yang hobi traveling dan hobi ngeblog. Karena tema kelas kali ini adalah tentang Basic Travel Blogging dan pembicaranya adalah salah seorang blogger Indonesia yang udah ngetrip kemana-mana. Namanya Ariev Rahman, yang sering cerita soal kisah perjalanannya di travel-blog pribadinya, backpackstory.

DSC04475Saya pertama kali “mengenal” Ariev Rahman ini awal Januari 2014 lalu, lewat cerita napak tilas perjalanan (alm) Ayahnya ke Jepang, yang ada di buku The Journeys 3. Selang beberapa waktu kemudian, saya diinfo sama bu kepsek Akber Pekanbaru, kalo mas Ariev ada agenda ngetrip ke Pekanbaru. Langsung deh kita merencanakan untuk mengadakan kelas Akber, mumpung ada blogger heits datang kan yah. πŸ˜›

Saya semangat banget nih ikutan kelasnya, soalnya materi yang dibahas kan gak jauh-jauh dari hobi saya, tentang ngeblog dan jalan-jalan. Walau blognya masih cupu, tapi boleh dong berandai-andai bisa diajak jalan-jalan gratis dan kemudian bikin tulisannya di blog sendiri? Hihihi. Baiklah, saya share di sini yah materi yang disampaikan oleh Mas Ariev di kelas #9 Akber Pekanbaru, hari Minggu 9 Februari 2014 lalu.

Bicara soal Travel-Blog, udah pada ngerti lah ya yang dimaksud dengan Travel-Blog ini? Intinya mah menuliskan catatan perjalanan berdasarkan pengalaman penulis ketika traveling ke suatu tempat dalam wadah media online, salah satunya lewat blog. Hal-hal seperti ini juga udah sering dilakuin saya dan teman-teman blogger lainnya. Bikin catatan perjalanan di blog masing-masing. Ada yang blognya memang khusus untuk travelling, ada juga yang blog campur sari kayak blog saya ini. πŸ˜€

Ada tiga elemen dari Travel Blog, yaitu blog sebagai medianya, story atau cerita perjalanan dari si penulis, dan photo yang akan akan membantu pembaca untuk dapat lebih memahami apa yang kita tuliskan.

Sekarang udah banyak pilihan platform blog yang gratis, ada Blogspot, WordPress, dan Tumblr. Masing-masing blog punya plus minusnya sendiri. Saya udah coba ketiganya, dan so far masih lebih nyaman di WordPress walaupun themes blognya gak bisa diutak-atik codingnya kayak di blogspot. Kalo saya pribadi sih lebih suka tampilan blog yang clean dan gak terlalu banyak pernah perniknya hehehe. Tapi intinya, kalo kata mas Ariev Rahman, suit your style, you are what your theme.Β πŸ˜‰

Then, soal ceritanya sendiri, sebenarnya kalo ngeblog mah tulis aja berdasarkan pengalaman sendiri. Isinya yah bisa informasi-informasi dari suatu tempat wisata, review hotel dan kuliner di suatu kota, itinerary, dsb dsb. Terinspirasi dengan cerita orang lain boleh, tapi jangan plagiat. Menurut saya pribadi, walaupun objek yang dibahas itu sama, tapi penyampaian tiap blogger pasti beda-beda, karena masing-masing blogger punya ciri khasnya tersendiri. πŸ™‚

Nah untuk menunjang tulisan itu sendiri, perlu banget buat nambahin foto di tulisan kita agar bisa membantu pembaca membayangkan apa yang kita ceritakan. Tentu saja akan lebih baik kalo banyakin foto landscape daripada foto diri sendiri. Oh ya, jangan lupa cantumkan sumbernya kalo foto tersebut bukan milik pribadi yah. Penting banget nih!

Di kelas #9 kemarin, Mas Ariev juga memaparkan “three easy steps to write a travel blog”, yang terdiri dari choose the topic, pick your photo, dan make a story from it. As simple as that! Walau pada faktanya mengumpulkan mood untuk bikin tulisan itu gak semudah yang dibayangkan. *pengalaman pribadi* πŸ˜†

Dan saya langsung kegampar waktu baca quotes ini di slide materinya Mas Ariev : “If you wait for inspiration, you’re not a writer, you’re a waiter.” – Dan Poynter

Cita-cita dari dulu sih pengen jadi penulis, tapi nyatanya sampai saat ini saya cuma jadi seorang penunggu. Penunggu inspirasi. #eeaaa πŸ˜†

Lalu, gimana caranya biar blog kita makin eksis? Yang Mas Ariev uraikan mungkin udah banyak yang tau, tapi belum banyak yang mempraktekkan (termasuk saya hahaha), berikut poin-poinnya :

  1. Consistency –> Ini masalah paling besar bagi saya (atau mungkin juga bagi blogger lainnya) hahaha. Susah bok mempertahankan konsistensi ini, dalam sejarah saya ngeblog pasti ada periode-periode vakumnya hehe. But at least, sekarang saya niatin ke diri sendiri minimal sebulan harus ada 10 postingan! πŸ˜€
  2. Join a communityΒ –> Saya udah join di beberapa komunitas blogger, tapi baru sebatas ngobrol-ngobrol online (itu pun gak sering). Belum sampai ke tahap offline. Padahal kudunya mah kita jalin komunikasi offline juga ya, bisa nambah teman juga kan ini hehehe.
  3. Share the linkΒ –> Done! Share di semua account socmed yang dipunya. πŸ˜†
  4. Respect your readerΒ –> Rajin balesin comment yang masuk, berkunjung balik, dsb. Udah dilakuin walau kadang suka telat balas commentnya. Makanya salut deh saya sama blogger-blogger yang rajin balesin comment pembacanya. πŸ™‚

Trus kalo ada yang nanya, apa siiiiiih manfaatnya bikin Travel-Blog? Yang pasti catatan perjalanan yang kita simpan di blog itu bisa jadi jurnal buat diri sendiri, bisa dibaca lagi kapan kita mau, bisa dibaca juga sama anak cucu kita nanti. Selain jadi jurnal pribadi, juga bisa jadi sumber informasi bagi orangΒ lain. Ada kebahagiaan tersendiri deh kalo blog kita bisa jadi guideline buat orang lain yang mau pergi liburan ke tempat yang kita tulis di blog. Pertama kali saya ngerasain hal ini tuh waktu saya ke Pulau Peucang tahun 2009 lalu. Jaman itu belum terlalu banyak yang pergi liburan ke salah satu pulau terujung di Ujung Kulon itu, saya pun taunya dari teman. Nah pasca liburan, saya bikin catatan perjalanannya di blog. Dan sampai sekarang masih ada aja loh yang nanyain soal trip ke Peucang, baik itu via email, facebook, ataupun twitter. Walau saya gak merasa saya ini Travel-Blogger karena jalan-jalan pun cuma sesekali doang, tapi seneng aja bisa bantu ngasih informasi ke orang lain. πŸ™‚

Keuntungan lainnya nih, seperti yang dirasakan oleh Mas Ariev Rahman sendiri adalah punya kesempatan untuk menerbitkan buku, mendapat awards, uang, free trips (ini yang saya pengen pake banget! haha), fame dan friends.

Jadi, gimana? Berminat untuk menjadi seorang Travel-Blogger? πŸ˜‰

Advertisements

27 thoughts on “Kelas #9 Akademi Berbagi Pekanbaru : Basic Travel Blogging with Ariev Rahman

  1. Dewi Indriyani

    Kadang kala kalo nulis travel blog, takut kepanjangan gitu kalo ditulis dalam satu postingan. Terus kalo mau dipecah bingung mencahnya dimana, takut temanya malah gak nyambung..hahaha

    Thanks sharinngya darling ^^

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hahaha iya, dulu aku kalo mecah postingan per hari, tapi teteup aja panjang dan jadi bertele-tele πŸ˜€ Sekarang jadi bikin postingan per lokasi yang didatengin ajah πŸ˜€

      Sama-sama, darling πŸ™‚

      Like

      Reply
  2. Pingback: Basic Travel Blogging with Ariev Rahman | Akademi Berbagi Pekanbaru

  3. Eka Azzahra

    Berminat dooong, tapi nggak tau nih kapan bisa jalan-jalan. Asik ya mbak kelas Akber yang kali ini, pas buat blogger. Kemaren harusnya Eka datang, tapi badan beneran nggak sehat, jadi batal pergi deh…

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hahahaha iya sama teh Ira, blogku pun masih gado-gado bin campur sari πŸ˜† tapi aku gak nolak kalo ada yang ngajak ngetrip gratis buat ditulis reviewnya di blog πŸ˜›

      Like

      Reply
  4. Lorraine

    Untuk persiapan liburan aku lebih suka baca informasi ditravelblog karena lebih pribadi, menarik dan ngga berlebihan (at least travelblog favoritku ya).

    Menarik dan memang semua tipnya Ariev ini berlaku untuk semua blogger bukan hanya travel blogger.

    Happy blogging ya Lia!

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Bener mba, travelblog sifatnya lebih pribadi dan tidak berlebihan ya informasinya. Beda sama travelguide.

      Yes, semoga tips yang aku share ini bisa berguna juga untuk blogger lainnya yah! πŸ˜‰

      Thanks mbak Lo. Happy blogging juga untuk mbak Lo! πŸ™‚

      Like

      Reply
  5. Baginda Ratu

    Hahaha, toss dulu Li, sesama penunggu inspirasi-nya… πŸ˜†
    Aku tak ada bakat nulis soal travelling, wong emang kesempatan utk jalan2 mentoknya cuma ke cirebon sm banjarnegara pas mudik doang, hihihi.. nulis di blog cuma sekedar melepas jenuh, dan kalo kemudian dpt temen baru yg asyik2 (macem kamu, of course, uhuk! πŸ˜† ) itu sungguh bonuuuusss…. πŸ™‚

    Like

    Reply
  6. Marialc

    Hi Lia salam kenal yah πŸ™‚ Suka banget sama quote yang di atas “If you wait for inspiration, you’re not a writer, you’re a waiter.” Hahaha abisnya nungguin inspirasi emang jarang banget deh datengnya. Mau nulis blog aja kadang2 suka males *kebiasaan buruk*

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Hai Maria, salam kenal ya, makasih udah mampir berkunjung πŸ™‚

      Hihi iyaaa, quotesnya harus diinget2 tuh, kan pengennya jadi writer, jangan sampe malah jadi waiter karena kelamaan nunggu inspirasi hihihi.. semangat ngeblognya yah πŸ˜‰

      Like

      Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s