#JeniusWay To Be Food Blogger Bersama @captainruby

[SPONSORED POST]

Hari Minggu kemarin di Main Atrium Senayan City ada talkshow #JeniusWay tentang How To Be a Food Blogger bersama Fellexandro Ruby (@captainruby). Talkshow ini adalah salah satu dari rangkaian acara #BrightspotxJeniusLive yang diselenggarakan di Senayan City tanggal 30 September sampai 2 Oktober lalu.

Saya yang diundang datang ke event talkshownya memang penasaran banget nih sama temanya. Meskipun saya bukan seorang food blogger, tapi di blog ini saya lumayan sering bikin ulasan tentang kuliner. Jadi pengen juga nih nyuri ilmunya mas Ruby. 😀

dsc01545

Mas Ruby ini aktif ngeblog di wanderbites.com. Dan kalo lihat foto-foto makanan yang ada di blognya, duh menggiurkan semua.

Foto memang jadi salah satu ‘senjata’ utama untuk menarik perhatian audiens jika kita ingin mengulas tentang makanan. Buatlah foto yang tempting.

Gimana caranya? Ini dia 3 tips dari mas Ruby.

  1. Berteman dengan jendela. Cahaya alami dari matahari akan bikin foto lebih kece. Pesan mas Ruby “shoot your lunch, eat your dinner“. Jadi kalo mau foto-foto makanan, siang aja. Karena kalo malam, minim cahaya. 😀
  2. Perhatikan arah cahaya. Arah cahaya yang paling oke itu kuncinya KKB, atau Kanan-Kiri-Belakang. Jadi tempatkan objek foto yang sesuai dengan arah cahaya tersebut.
  3. Pahami angle terbaik untuk masing-masing makanan. Angle terbaik tiap makanan itu berbeda. Steak misalnya, akan lebih kece jika diambil dari atas karena detail dan tekstur setak akan lebih terlihat menggiurkan. Sedangkan burger lebih kece jika diambil dengan angle 45 derajat karena akan lebih menonjolkan isi burgernya. 🙂

Untuk menghasilkan foto yang keren, gak harus menggunakan kamera yang keren lho. Pake kamera hape juga bisa bikin foto yang kece. Intinya sih kita harus paham dengan fitur-fitur yang ada di hape kita dan tau bagaimana cara memaksimalkannya.

Di talkshow tersebut, Mas Ruby juga membagikan 3 hal penting yang harus diperhatikan jika ingin memotret makanan (atau pun objek lainnya) dengan menggunakan kamera hape.

  1. Rajin bersih-bersih lensa kamera
  2. Jangan di-zoom, karena gambar akan pecah. Jika ingin mengambil detail tertentu, lebih baik di-crop aja.
  3. Klik focus (kalo di iphone sentuh layar) agar hasil foto lebih tajam

Mas Ruby juga share tentang bagaimana menghasilkan foto makanan dengan efek asap. Ada dua cara sih. Pertama, bikin asap dari sumber yang berbeda, bukan dari makanan. Bisa dari alat yang mengeluarkan efek khusus asap. Kedua, gunakan background gelap agar efek asap lebih terlihat. Begitu makanan datang dengan asap yang mengepul, langsung jepret!

Nah gimana tips-tipsnya? Bisa langsung dipraktekkan dong yaaaa.. Tapi yang perlu juga untuk diingat adalah saat membuat ulasan tentang resto/cafe, jangan lupa untuk share juga bagaimana suasana di cafe tersebut dan juga informasi-informasi lain yang penting untuk ditulis. 🙂

Anyway, seperti yang saya tulis di atas, talkshownya mas Ruby ini adalah salah satu dari rangkaian talkshow yang diadakan di eventnya #BrightspotxJeniusLIVE. Sambil menunggu talkshownya dimulai, saya sekalian aktivasi akun Jenius saya biar bisa masuk gratis dan lewat jalur VIP di Brightspot Market. Kebetulan di Main Atrium tempat talkshow ini diadakan, kita bisa mengaktivasi akun Jenius dan juga bisa top up saldonya.

Apa itu Jenius?

Jenius adalah aplikasi banking dari PT Bank Tabungan Pensiun Negara (BTPN). Menurut saya aplikasi ini canggih banget deh, beda dengan aplikasi banking lainnya yang pernah saya coba. Awalnya saya cuma dengar ceritanya dari teman-teman yang udah lebih dulu pake Jenius. Saat nyobain langsung baru deh bisa merasakan sendiri kecanggihan si Jenius ini.

Jika biasanya untuk membuka rekening dan mengaktifkan aplikasi banking itu kita harus datang ke bank, tapi tidak dengan Jenius ini. Dengan Jenius, kita tidak perlu datang ke bank untuk membuat akun tabungan. Buka rekening bisa dilakukan sambil leha-leha di rumah. Tinggal isi data diri yang tersedia, lalu upload foto KTP, NPWP, tanda tangan, dan juga foto selfie kita dengan KTP (untuk membuktikan bahwa benar itu KTP kita). Setelah itu aktivasi deh, gak pake lama kurang dari 30 menit semua prosesnya kelar. Aktivasinya bisa dilakukan di counter Jenius yang ada di mall-mall atau bisa juga by phone oleh Customer Service.

Dari proses membuat akun dan aktivasinya aja udah terasa banget kan yah kalo Jenius itu banking reinvented banget.

Belum lagi fitur-fiturnya Jenius ini. Serius, semuanya kece-kece dan memudahkan hidup banget.

$Cashtag

dsc01556

Dengan Jenius, kita udah gak perlu repot-repot menghafal nomor rekening. Mau transfer ke sana sini jadi lebih mudah, karena cukup mention akun $Cashtag-nya aja. Udah seperti mention akun socmed. Akun $Cashtag ini juga bisa diubah sesuai dengan keinginan kita. Biar mudah diingat, gunakan aja akun yang biasa dipakai di twitter atau Instagram.

Split Bill

dsc01552

Pernah gak sih makan barengan sama teman, trus kita talangin dulu bayarnya? Abis itu total distruk dibagi-bagi secara manual lalu baru deh minta teman transfer. Ribet ya? Nah, Jenius memudahkan itu semua dengan fitur Split Bill ini. Bagi-bagi tagihan makan bareng akan dilakukan secara otomatis dan notifikasinya dikirim langsung ke akun teman yang ingin ditagihkan. Lalu mereka tinggal confirm dan transferan akan diproses secara otomatis.

Pay Me

dsc01549

Kadang suka sungkan ya mau nagihin hutang ke teman. Agak gimanaaa gitu rasanya kalo harus ngehubungin untuk nagih hutang. Nah, dengan Jenius kita bisa minta teman bayar hutang dengan lebih mudah. Tinggal pilih nama teman yang ingin diminta membayar hutang, masukkan nominalnya, dan udah deh kirim. Nanti teman yang dituju tersebut akan mendapat notifikasinya dan jika mereka confirm dengan menekan tombol setuju, uang sesuai nominal yang kita masukkan tadi akan langsung masuk ke rekening kita. Again, it’s banking reinvented! Canggih benerrrr.. 😀

Dream Saver

dsc01564

Aplikasi Jenius ini juga akan memudahkan kita untuk menabung jika ingin membeli sesuatu atau menyiapkan dana untuk liburan misalnya. Kita bisa menentukan sendiri besaran uang yang akan ditabung dan juga jangka waktunya. Nantinya uang dengan nominal yang sudah ditentukan tersebut akan dipindahkan ke rekening lain dan jika target sudah terpenuhi, saldo akan kembali ke rekening aktif kita. Udah berasa punya financial planner pribadi deh kalo pake fitur Dream Saver dari Jenius ini. 😀

Visa PayWave

dsc01566

Saat melakukan aktivasi akun Jenius, kita juga akan mendapatkan kartu Visa debit yang bisa digunakan untuk transaksi di berbagai merchant, salah satunya di Brightspot Market kemarin. Kartu ini juga bisa digunakan untuk menarik uang di ATM Bersama. Selain kartu Visa debit, juga ada e-card atau semacam kartu kredit virtual yang bisa digunakan untuk berbelanja online. Kerennya lagi, kedua kartu ini bisa dikontrol sepenuhnya dari aplikasi Jenius yang ada di ponsel kita. Urusan blokir memblokir bisa dilakukan kapan pun tanpa perlu ribet menghubungi Customer Service.

Dengan semua fitur yang ada di Jenius ini, sungguh saya merasa bahwa zaman semakin canggih ya. Hidup lebih mudah. Semuanya ada di dalam genggaman. Dan seperti namanya, Jenius ini benar-benar jenius! 😀

Untuk keamanannya, insya Allah terjamin. Jenius terdaftar dan diawasi oleh OJK serta dijamin oleh LPS. Untuk masuk ke aplikasinya, butuh password. Jadi tidak sembarang orang bisa mengakses akun Jenius kita.

Saat proses aktivasi pun juga cukup ketat. Jadi kemarin, saya sempat kesulitan saat mau melakukan aktivasi akun Jenius di ponsel milik mertua saya. Ternyata permasalahannya karena di ponsel tsb ada beberapa aplikasi yang dianggap Jenius tidak aman karena akan merekam data-data yang dimasukkan saat proses aktivasi. Proses aktivasi baru berhasil dilakukan setelah beberapa aplikasi tersebut diblock terlebih dahulu.

Ya udah deh, daripada makin penasaran mendingan langsung install dan aktivasi aja aplikasi Jenius ini. Trus cobain sendiri deh kecanggihan fitur-fiturnya. Untuk sementara, aktivasi Jenius baru bisa digunakan di Jabodetabek aja. Tapi mudah-mudahan menyusul segera di daerah-daerah lain.

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi websitenya di www.jenius.com dan download aplikasi Jenius ini di GooglePlay atau di Apps Store. 🙂

Advertisements

18 thoughts on “#JeniusWay To Be Food Blogger Bersama @captainruby

  1. Dita

    makasih ya udah dibagiin ilmu dari captainruby, aku cuma bisa dateng pas opening party-nya Brighspot Market aja kemaren.

    btw boleh lho kalo mau kirim2 ke casthtag $malesmandi 😀

    Like

    Reply
  2. wahyu yuwono

    Mau nanya nih kak, soal editing foto makanan itu penting gak?

    Soalnya kan kalo kita ngambil pake kamera ponsel yang kameranya belum bagus banget bakalan kurang wah. Biasanya sih permasalahan ada di kurang pencahayaan, fokus yang kurang tajam, trus noise kelihatan (hape ku jelek sih :D).

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Kalo editing sebenarnya tergantung hasil jepretan fotonya. Kalo hasilnya udah bagus sebenarnya gak perlu diedit juga gapapa. Tapi kalo pun mau diedit, paling mainin brightness dan contrastnya aja.

      Iya, masalah noise itu sumbernya dari minim cahaya. Makanya mending foto siang hari dengan cahaya matahari, hasilnya dijamin lebih bagus. 😀

      Like

      Reply
  3. Melati Octavia

    Kaaaak serius keren keren bgt aplikasinyaaaa :3
    memel suka bgt sama yg dream saveer .. suka gitu kalo mau beli sesuatu yg ke capaai..

    Kapan launch bisa dipake tu kak?
    #emakendorsecuakepbgt

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Hahaha iya ini aplikasinya keren banget. Aku aja takjubbbb hahahaha. Udah launching, Mel. Tapi untuk aktivasinya baru bisa di Jabodetabek. Nanti kalo Memel ada ke Jakarta dan sekitarnya, cobain aja download aplikasi Jenius trus langsung aktivasi. Aktivasi bisa by phone tapi untuk kartu fisik debitnya baru bisa dikirim di alamat jabodetabek. Atau bisa juga langsung ke counternya Jenius di mall-mall. 😀

      Like

      Reply
  4. riskangilanharyono

    Kalau aku memang lebih suka dan sering banget ngadelin cahaya matahari mbak. Apalagi kalau pas moto makanan nggak pernah di edit yang terlalu banget malahan banyakan nggak pernah diedit.

    Like

    Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s