Galau Finansial Bersama Ligwina Hananto

Gimana gak galau kalo saat acara belum mulai aja langsung ditanya beginian.

IMG_8912πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

Tanggal 17 dan 18 Oktober 2014 lalu, saya dibikin galau abis-abisan sama mbak Wina (Ligwina Hananto). Bukan galau soal kekasih hati ya, udah lewat lah kalo gegalauan soal itu mah, ihik. Kali ini level galaunya meningkat, yaitu galau finansial. πŸ˜† Iya, ini istilahnya saya bikin sendiri, maapkeun ya kalo norak hahaha.

Jadiiii, sejak menikah 2 bulan lalu, saya punya tugas baru yang siap diemban. Yaitu menjadi ‘bendahara negara’. Salah satu tugas saya adalah harus rutin mencatat dan mengelompokkan pengeluaran harian, mingguan, dan bulanan yang dikeluarkan oleh ‘negara’. Berat ya bok ya hahaha. Sebenarnya sejak kuliah dulu saya sudah (berusaha) membiasakan diri catat mencatat berbagai pengeluaran pribadi. Tapi yaaaah, bertahannya cuma di 2 minggu pertama aja, berikutnya? Bablas! Gak tau uangnya kepake ke mana. πŸ˜†

Trus, akhir-akhir ini saya lagiΒ pengen punya bisnis pribadi nih.Β Tapi suka kepikiran ntar udah capek-capek jualan tapi gak berasa manfaatnya gara-gara uangnya kecampur dan kepake untuk urusan pribadi. Pernah kejadianΒ soalnya dulu,Β waktu masih kuliah saya kanΒ sambilan buka online shop ya. Keuntungannya lumayan loh waktu itu. Tapi karena suka kepake untuk urusan pribadi ini itu, lenyap ajalah itu semua hasil penjualannya. Trus waktu itu jadi males mulai lagi. Kan sayang yaaah..

Nah, makanya pas banget tanggal 17 Oktober 2014 lalu saya ikutan kelasnya Akber Pekanbaru tentang Basic Financial Planning bareng mbak Wina, trus lanjut tanggal 18-nya ikutan workshop tentang #bisniskecilku. Dua hari digojlok financial planner heits seperti Ligwina Hananto? Langsung galau berkepanjangan! πŸ˜†

Emang materinya tentang apaan sih kok sampe galau gitu? Hihihi materinya sederhana banget kok. Waktu di kelas Akber Pekanbaru ya lebih banyak dibahas tentang pengelompokkan rincian pengeluaran trus sharing tentang pengaturan investasi ini dan itu. Ketika sesi workshop di hari berikutnya, materi yang dibahas gak jauh beda dengan di kelas Akber, tapi lebih spesifik terkait pemisahan keuangan pribadi dan bisnis.

Berat? Ngga kok.

Secara teori mungkin udah banyak yang tau dan paham.Β Misalkan nih soal pengelompokkan rincian pengeluaran berdasarkan kategorinya. Udah tau lah ya mana yang masuk ke pos cicilan, pos pengeluaran rutin, pos lifestyle, dsb? Gampil itu mah. Yang susah justru saat pelaksanaannya. Komitmen untuk menggunakan uang berdasarkan posnya masing-masing dan rutin mencatat semua printilan pengeluaran itu kan yang rada-rada menantang. πŸ˜€

IMG_8918

Selain membahas tentang pengelompokkan rincian pengeluaran tersebut, mbak Wina juga membahas tentang beberapa model investasi sesuai kebutuhannya. Kalo mau milih investasi apa yang paling tepat untuk kita, inget lagi “tujuan lo apa?”. Setelah tau tujuannya, tau kapan tujuan tersebut ingin dicapai, baru deh tentukan jenis investasinya.

Penyampaian materi seputar finansial yang disampaikan oleh mbak Wina di kelas Akber Pekanbaru dan workshop #bisniskecilku amat sangat bisa diterima dengan baik, at least bagi saya yang notabene bukan berlatar belakang dari dunia keuangan. Gak ada istilah keuangan yang berat-berat kok, santai ajaaa. πŸ˜€

Mbak Wina juga orangnya kocak banget. Saya baru pertama kali itu ketemu dan berinteraksi langsung dengan beliau. Surprisingly, beliau orangnya rame banget. Lucu! Lebih cocok ngisi stand up comedy deh daripada ngisi sesi workshop. πŸ˜›

IMG_8909

Well, sebenarnya nih ya gak perlu ribet-ribet ikutan sesi workshop bareng Ligwina Hananto kalo mau dapat pencerahanΒ seputar pengelolaan keuangan. Mbak Wina juga sering kok sharing di account twitter pribadinya. Coba aja intip account @mrshananto. Atau cek-cek websitenya qmfinancial.com, banyak tips seputar pengelolaan keuangan juga di sana. Tapi biar gimana pun, kalo di twitter atau via website kanΒ serba terbatas yah. Tetap aja lebih enak ikutan langsung workshopnya trus bisa konsultasi langsung deh sama beliau. Bener, gak? πŸ˜€

Untuk yang punya bisnis atau usaha, workshop #bisniskecilku yang saya ikuti kemarin juga bagus banget loh. Saya pribadi benar-benar dapat pencerahan tentang bagaimana keuangan bisnis dan keuangan pribadi itu harus dipisahkan dengan jelas. Jangan sampai bercampur. Trus yang lebih penting lagi, kalo kita punya bisnis, sekecil apapun, jangan lupa untuk menggaji diri kita sendiri. Kenapa? Ya supaya kita gak punya excuse untuk pake uang milik si bisnis. Kalo pun kepake ya itungannya ngutang dan harus segera dibayar.

Jleb banget ya, soalnya di beberapa usaha yang pernah saya pegang kadang saya masih suka gak tegas misahin keuangan pribadi dan keuangan hasil penjualannya. πŸ˜€

IMG_8939

Setelah ikutan kelas dan workshop mbak Wina, well… saya sekarang pelan-pelan mulai berbenah soal keuangan saya nih. Dimulai dari merapikan catatan pengeluaran, sambil berupaya membenahi pos-pos pengeluaran. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih disiplin lagi deh yaaa dalam mengeluarkan uang dan lebih disiplin juga nyatetnya. Supaya kelihatan uangnya kepake ke mana aja dan apakah ada ‘bocor halus’ atau ngga. Kalo ada ‘bocor halus’ ya harus segera dimusnahkan. πŸ˜€

Anyway, terima kasih ya mbak Wina atas kesediaannya mengisi kelas di Akber Pekanbaru. πŸ™‚ Terima kasih juga untuk ilmu dan keseruannya di kelas Akber dan workshop #bisniskecilku. Semoga next time bisa ikutan sesi workshop lainnya bareng mbak Wina.

See you again, mbak! πŸ™‚

IMG_8923 IMG_8941

Advertisements

29 thoughts on “Galau Finansial Bersama Ligwina Hananto

  1. neng fey

    eeaaah baru mau bikin postingan curhat soal duit kayak gini, malah keduluan lia, makin baca makin pusing lia, teori beda sama praktek, kudu disiplin bgt mah prakteknya huhuhu

    Like

    Reply
    1. liamarta Post author

      Iyaaa, dan disiplin itu yang aku masih susaaaah banget deh mba. So far disiplinnya cuma bertahan 1-2 minggu pertama tiap abis gajian, abis itu bubarrrr huhuhu

      Like

      Reply
  2. Nathalia DP

    wah seru, saya suka kepoin tl-nya ligwina hananto loh πŸ˜€
    kalau saya sejak kerja & belum nikah emang rajin nyatet2 pengeluaran, tp udah gt aja, blum ada tindak lanjutnya hihihi…

    Like

    Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s