Bernostalgia di Musikal Petualangan Sherina

Setelah gagal mendapatkan tiket Musikal Petualangan Sherina tahun lalu, akhirnyaaaa tahun ini saya kesampaian juga menonton drama musikal film masa kecil saya ini. Yeay!

Kalo ada yang ngikutin IG story saya, pasti tau betapa saya excited sekali menonton Musikal Petualangan Sherina. Bahkan udah seminggu berlalu dan rasa excitednya masih terasa lho! 😀

Saya udah mulai excited sejak beberapa bulan lalu. Tepatnya ketika saya berhasil mendapatkan tiket pre-sale Musikal Petualangan Sherina. Tapi karena belum tau apakah saya beneran bisa nonton atau tidak, jadilah saya tahan-tahan dulu untuk gak share di mana pun. Saya baru berani share di H-3 hahaha.

Lalu, bagaimana dengan pertunjukannya?

IT’S BEYOND MY EXPECTATION! BAGUS BANGET!

SEBAGUS ITU SAMPAI SAYA TERHARU HUHUHU. DAN WAJIB BANGET INI NULISNYA PAKE CAPSLOCK BIAR KEBAYANG BETAPA BAHAGIANYA SAYA MENONTON DRAMA MUSIKAL INI. ❤

Saya udah lihat review-review pertunjukan pertama di bulan September tahun 2017 lalu, dan mostly memang pada bilang kalo Musikal Petualangan Sherina ini bagus banget. Akhirnya saya bisa membuktikannya sendiri, bahwa benar ternyata sebagus itu, semegah itu, dan bikin terharu. Worth every penny deh pokoknya!

Jalan ceritanya sih sama persis dengan filmnya, karena drama musikal ini memang diadaptasi dari film Petualangan Sherina produksi Miles Films. Saya sebagai penggemar film Petualangan Sherina tentu saja udah hafal dengan scene dan dialog-dialognya. Jadi udah tau banget lah ini Sherina akan ngomong apa, Sadam akan ngomong apa. Udah bertahun-tahun berlalu padahal ya, tapi masih hafal aja ternyata. 😀

Di Musikal Petualangan Sherina, dialog-dialog tersebut dikembangkan sehingga terasa lebih segar. Terutama dengan adanya selipan jokes kekinian yang relatable dengan anak-anak jaman sekarang. Salah satunya jokesnya ada yang ala Dilan Milea, gengs! Sungguh kekinian sekali kan. :)))

Lagu-lagunya juga sama persis dengan di film. Hanya saja ada beberapa tambahan lagu yang diaransemen khusus untuk drama musikal ini. Asli semuanya keren-keren banget! Yang mau dengerin coba aja search ‘Musikal Petualangan Sherina’ di Spotify. 🙂

Keberhasilan drama musikal ini tentu aja gak bisa lepas dari peran all casts. Dari total 6x pertunjukan, ada 2 tim cast yang bermain bergantian, yaitu Tim Canopus dan Tim Capela.

Saya kebagian pertunjukan yang dimainkan oleh Tim Capela dengan Maisha Kanna sebagai Sherina, dan M. Fadlan Rizal sebagai Sadam. Menurut saya, mereka berdua sukses sekali memerankan Sherina dan Sadam 18 tahun yang lalu. Tampilan fisik dan suaranya mirip banget, gengs! ❤

Yang paling juara dan mengundang tawa adalah scene-scene yang ada Zus Natasya, Pak Raden beserta 2 penculik lainnya, dan Ubay si pembantu Kertarajasa. Kocak banget! Udah gak ngerti lagi deh mereka kenapa bisa sekocak itu. FYI, pemeran Pak Radennya ini si Danang ‘Darto’ lho, dan pemeran Zus Natasya adalah istrinya Danang. :)))

Hal-hal kecil yang ada di film Sherina tentu saja juga ada di drama musikal ini. Sebut saja hansaplast, jam casio kuning yang selalu dipakai Sherina, kotak bekal berisi permen cokelat, ransel beserta tali tambang milik sherina, dan masih banyak lagi. Duh asli deh saya jadi bernostalgia melihat semua detail-detail itu.

Apresiasi sebesar-besarnya juga saya berikan untuk Art Director dan Tim Kreatifnya, karena asliiiii keseluruhan setnya bagus sekali, gengs! Tiap kali lampu padam, dan scene berganti, saya deg-degan mau melihat seperti apa properti di set berikutnya. Dan semuanya sukses membuat saya takjub!

Mulai dari set sekolah, rumah Pak Darmawan, kebun Pak Ardiwilaga, hutan tempat Sherina dan Sadam terpisah, sampai yang paling bikin takjub adalah…. Bosscha! KEREN BANGET GILAAAA. SUNGGUH MEREKA NIAT SEKALI. KEREN! *APPLAUSE*

Semakin keren dan bikin takjub ketika Sherina dan Sadam lagi di Bosscha dan Sherina nyanyi lagu Bintang-Bintang. Si ‘teropong Bosscha’ nembakin bintang-bintang ke salah satu sudut ruangan. Disusul dengan seluruh ruangan Teater Jakarta yang seketika dipenuhi bintang-bintang kecil. AKU TERCENGANG! ❤

Canopus.. Capella.. Vega.. ❤

Puncaknya adalah ketika di akhir pertunjukan, satu per satu cast dan crew naik ke atas stage. Lalu founder Jakarta Movement of Inspiration sebagai penyelanggara Musikal Petualangan Sherina ini pun menyapa seluruh audience. Dan kemudian tiba-tiba dia memanggil Mira Lesmana, Riri Riza, Sherina Munaf, dan istri alm Elfa Secioria untuk naik ke atas stage.

Gengs, ada Sherina, gengs! Idola masa kecilkuuuu~

Ya Allah saya terharu. Apalagi melihat Maisha Kanna sebagai little Sherina yang tiba-tiba nangis karena dipeluk Sherina. Saya pernah lihat di acara Sarah Sechan, ketika ditanya siapa orang yang paling dia inginkan untuk menonton musikal ini, Maisha Kanna menjawab “Sherina.. i really want to meet her” and finally her dream came true. ❤

Sherina.. idola masa kecil saya, yang lagu-lagunya saya hafal banget bahkan sampai album terakhir ketika dia sudah beranjak dewasa, yang dulu saya pernah akting belagak jadi Sherina di film Petualangan Sherina, dan lalu malam itu saya bisa melihat langsung sosoknya dari dekat. Meski gak bisa foto bareng, tapi saya udah happy banget! Sempat starstruck juga karena ya Allah dia cantik sekaliiii hahahaha.

Setelah Mirles, Sherina, dan Riri Riza menyampaikan sepatah dua patah kata untuk Musikal Petualangan Sherina, semua cast dan crew pun membawakan lagu terakhir sebagai penutup sebelum curtain close. Theme Song Petualangan Sherina yang dipersembahkan untuk almarhum Elfa Secioria. ❤

Tumbuh bersama film Petualangan Sherina membuat saya sukses bernostalgia ketika menyaksikan Musikal Petualangan Sherina ini. Rasanya bahagia sekali ketika berhasil mengembalikan memori-memori indah saat menonton filmnya dulu.

Sepanjang drama musikal ini berlangsung saya ketawa ngakak dengan berbagai kelucuan yang ditampilkan para cast, juga mewek terharu di beberapa scene. Orkestra yang mengiringi keseluruhan musikal ini sukses banget mengaduk-aduk emosi penonton dan tentunya menambah kemegahan Musikal Petualangan Sherina.

Semoga akan ada pertunjukan Musikal Petualangan Sherina berikutnya ya. Kalo ada lagi, saya mau nonton lagi! Oh ya, yang mau lihat keseruan setelah pertunjukan berakhir, bisa intip di highlight IG story saya ya. Silakan di-add dulu di @liamarta. 🙂

Advertisements

6 thoughts on “Bernostalgia di Musikal Petualangan Sherina

  1. nengsyera

    Nyari info kya gini dmn sih mba? Aq suka banget nonton pertunjukan seni kya gini. Dulu pas kuliah pasti dpt info dr tmn2 kampus. Ngerasain masuk ke GBB TIM, ke GKJ juga. Kangen liat ini 😍

    Like

    Reply
    1. liandamarta.com Post author

      Aku kebetulan tau dari IG story-nya @aulion. Trus akhirnya jadi follow IG-nya @musikalpetualangansherina. Kalo mau coba aja follow @jktmovein, isinya anak2 muda yang senang dengan dunia teater, kali aja ntar mereka bikin pertunjukan lagi 🙂

      Like

      Reply

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s